Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang telah berjalan sejak 2025 tersebut dirancang untuk meningkatkan literasi lingkungan sekaligus membangun kebiasaan positif di kalangan siswa melalui berbagai kegiatan praktik langsung atau learning by doing.
Para siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga diajak mempraktikkan pengelolaan sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, pemanfaatan rumah kompos, daur ulang, penanaman vegetasi, hingga aksi bersih lingkungan. Edukasi Lingkungan Lewat Praktik Langsung VP Corporate Communications Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa pendidikan lingkungan sejak usia dini merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
"Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa upaya menjaga lingkungan perlu dimulai sejak dini. Melalui Program SEKAR, kami tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membangun kebiasaan positif melalui praktik langsung sehingga para siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat pesisir," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Sabtu, 18 Juli 2026.
Baca juga: Investasi Energi Hijau Makin Menggiurkan, Ini 7 Negara Paling Menjanjikan
Kepala SD Negeri 068426, Nurhayati, S.Pd, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin bersama Pertamina Patra Niaga melalui Program SEKAR.
"Program ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi para siswa dalam memahami cara memilah sampah, mengenali jenis sampah yang dapat didaur ulang, serta mengolahnya menjadi berbagai karya kreatif yang bernilai," ungkap Nurhayati. Sampah Diolah Menjadi Produk Bernilai Selain meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, Program SEKAR juga menghadirkan manfaat nyata melalui pemanfaatan rumah kompos untuk mengolah sampah organik menjadi kompos serta mendaur ulang sampah anorganik.
Program ini turut didukung pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lingkungan sekolah yang mampu menghemat biaya listrik sekitar Rp150.000 per bulan sekaligus menjadi sumber listrik cadangan saat terjadi pemadaman.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, siswa didorong untuk membangun kebiasaan memilah sampah, mengurangi pencemaran lingkungan, serta memahami pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.
Melalui Program SEKAR, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus menumbuhkan generasi muda pesisir yang berkarakter, peduli terhadap lingkungan, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan ekosistem pesisir Indonesia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)






Komentar (0)