Pantau - Sedikitnya delapan warga Palestina tewas dan 20 lainnya terluka akibat serangan Israel yang menghantam sebuah pasar di dekat kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza bagian tengah, pada Jumat (17/7).
Pengelola Kompleks Medis Al-Awda menyatakan delapan korban meninggal dan 20 korban luka dibawa ke fasilitas kesehatan tersebut setelah serangan terjadi.
Pihak pengelola mengungkapkan, "Delapan korban tewas dan 20 korban luka dibawa ke Kompleks Medis Al-Awda setelah serangan Israel menghantam sebuah pasar di dekat kamp Nuseirat."
Serangan tersebut terjadi di tengah berlakunya gencatan senjata yang mulai diterapkan di Jalur Gaza sejak 10 Oktober 2025 berdasarkan kesepakatan antara Israel dan Hamas dengan mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turki.
Berdasarkan kesepakatan itu, pasukan Israel mundur ke garis yang dikenal sebagai Yellow Line, namun tetap mempertahankan kendali atas lebih dari 50 persen wilayah Jalur Gaza.
Otoritas Palestina menyatakan lebih dari 1.000 warga Palestina tewas dan sekitar 3.200 lainnya terluka akibat serangan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan.
Otoritas Palestina juga mencatat jumlah korban tewas sejak konflik kembali meningkat pada 7 Oktober 2023 telah melampaui 73.000 orang.
Jumlah warga yang mengalami luka-luka sejak konflik kembali meningkat juga dilaporkan telah melebihi 173.000 orang.





Komentar (0)