Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IX DPR Yahya Zaini menyambut baik rencana Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan refocusing dan penataan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Yahya menilai, BGN sebaiknya memfokuskan penerima manfaat MBG untuk balita hingga anak SMP.

"Yang perlu mendapat perhatian asupan gizi secara serius yaitu balita, anak-anak PAUD, SD dan SMP. Karena mereka masih dalam masa pertumbuhan yang memerlukan asupan gizi yang tinggi," kata Yahya, saat dihubungi, Sabtu (18/7/2026).

Dia mengusulkan, BGN untuk mempertimbangkan agar siswa SMA tidak lagi mendapat MBG.

Baca juga: BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang

"Jika BGN ingin melakukan refocusing yang perlu dipertimbangkan untuk tidak dikasih mbg adalah siswa-siswa SMA karena masa pertumbuhannya sudah tidak terlalu terpengaruh dengan tambahan asupan gizi," ujar dia.

Ia juga menyambut baik mengenai rencana untuk membatasi penerima manfaat dari desil 8 sampai 10.

Namun, ia mengingatkan agar penerapannya harus hati-hati agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

"Jangan sampai menimbulkan kecemburuan jika terjadi dalam satu sekolah. Bagaimana mungkin dalam satu sekolah ada siswa yang menerima MBG dan ada siswa yang tidak menerima MBG," ucap dia.

Baca juga: Mitra MBG Ancam Mogok Massal Dapur MBG, BGN: Beri Kami Waktu

Dia menilai kebijakan tak memberi MBG bagi anak sekolah di desil 8-10 tersebut hanya bisa diterapkan di sekolah swasta yang berasal dari kalangan mampu dan kaya.

"Sedangkan bagi sekolah-sekolah negeri yang siswanya bercampur antara yang miskin dan kaya sulit untuk diterapkan," ucap dia.

Oleh karenanya, ia meminta BGN untuk melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif jika ingin menerapkan kebijakan tersebut.

"Jangan sampai menimbulkan masalah psikologis bagi siswa di sekolah, khususnya di sekolah-sekolah negeri," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto meminta BGN melakukan kajian menyeluruh terkait program MBG.

Baca juga: Ramai-ramai Anggota DPR Cecar WTP untuk BGN Era Dadan: Dibikin-bikin?

Salah satunya mengkaji ulang penerima manfaat di desil 8, 9, 10 atau kalangan kaya, tidak lagi menerima MBG.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengungkap, Prabowo juga menginstruksikan agar MBG diberikan ke penerima manfaat di desil bawah.

"Tapi betul dia bilang bahwa yang perlu diefisienkan, yang tidak harus menerima lagi program MBG ya silakan tidak usah menerima lagi. Tetapi mereka yang berada di desil yang di bawah, di daerah yang tertinggal, di daerah yang memang prevalensi stunting-nya tinggi dan sebagainya, silakan diberikan," ungkap Agustina, di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026) lalu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
• 21 jam lalu
0
thumb
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
• 19 jam lalu
0
thumb
Viral Mal di Surabaya Mendadak Kompak Bangun Pagar Tinggi, Ini Faktanya
• 20 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Indonesia akan Bangun 30-50 Pabrik Etanol untuk Percepat E20
• 22 jam lalu
0
thumb
Anggota DPR dukung langkah Kementan perbaiki harga ayam peternak
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.