Masjid Raya Jakarta Islamic Center yang Masih Terbengkalai

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

Hampir empat tahun setelah Masjid Raya Jakarta Islamic Center terbakar hebat yang mengakibatkan kubah utamanya roboh, bangunan itu masih tetap dibiarkan tanpa perbaikan. Akses ke gedung itu masih ditutup dengan sejumlah papan. Tulisan peringatan agar warga menjauh dari gedung terpasang di beberapa sudut. Beberapa tali yang diikatkan tiang dari pipa peralon memagari sisi barat teras masjid untuk mengantisipasi keruntuhan material yang dapat berbahaya bagi warga.

Di halaman luar masjid kehidupan seakan berjalan normal. Anak-anak asyik bermain bola di hamparan lapang beralaskan kombinasi rumput dan beton yang sudah menjadi arena rutin mereka pada sore itu, Kamis (16/7/2026). Sorak teriak mereka memecah suasana.

Setiap sore, area masjid yang luas ini menjadi tempat bagi warga untuk meluangkan waktu setelah beraktivitas. Baik sekedar duduk bersantai, ataupun menjadi arena bermain anak-anak. Selasar-selasar dengan atap peneduh dan lokasi terbuka yang membiarkan angin semilir membuat tempat ini terasa nyaman.

Berkebalikan dengan kondisi di halaman yang masih terasa hidup, sudut di dalam masijid masih membisu. Puing aula utama kini berlantaikan remah sisa kebakaran melapisi lantai keramik yang telah kusam dan pecah-pecah.

Tanaman tumbuh di beberapa sudut lantai balkon area ibadah di dalam masjid. Puing kerangka kubah memang sudah tak tersisa setelah pembersihan, namun sisa-sisa kebakaran masih tampak. Sisa kemegahan dan keindahan sisi dalam masjid seakan tak terlihat lagi.

Lapisan ornamen kayu masih tersisa melapisi pilar depan penyangga mihrab. Beduk raksasa di sisi utara masih teronggok di pojok di bawah dak lantai atas, membuatnya terlindung dari sinar matahari dan hujan yang bebas menembus karena aula masjid kini langsung beratapkan langit. Petugas keamanan yang mendampingi Kompas berkeliling melihat situasi dalam masjid, Nur Jaya menuturkan, “Terlalu berat untuk mengevakuasi beduk tersebut ke tempat yang lebih aman. Butuh puluhan orang untuk mengangkat beduk itu.”

Sepasang tiruan mushaf Al-Quran berukuran besar yang sebelumnya menghiasi kedua sisi utara dan selatan masjid kini telah berpindah ke masjid relokasi di aula serbaguna. Kawasan dalam masjid masih tertutup rapat bagi khalayak umum karena tidak aman dan berbahaya.

Meski masjid tidak berfungsi, halaman masjid sementara masih dapat digunakan untuk shalat Ied. Pola rumput dan beton halaman memang sengaja dibuat layaknya shaf-shaf shalat. Peribadatan untuk sholat sementara dialihkan ke gedung aula serbaguna di kompleks tersebut.

Mihrab Masjid Raya Islamic Center, Koja, Jakarta Utara.

KOMPAS/RIZA FATHONI

Beduk masih terlihat utuh di Masjid Raya Islamic Center, Koja, Jakarta Utara.

KOMPAS/RIZA FATHONI

Puing sisa kebakaran di Masjid Raya Islamic Center, Koja, Jakarta Utara,

KOMPAS/RIZA FATHONI

Sejak peristiwa kebakaran hebat yang merobohkan masjid, bangunan itu memang masih belum terlihat adanya perbaikan. Puing-puing kubah berdiameter sekitar 68 meter luluh lantak setelah sebelumnya kebakaran melalap masjid tersebut yang terjadi pada Rabu (2/10/2022).

Saat itu, diperkirakan sepertiga bagian dari kubah Masjid Islamic Center yang terletak di Jalan Kramat Jaya, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, harus direnovasi. Aktivitas ibadah dipindah sementara di lantai bawah selama proses renovasi itu.

Petugas keamanan masjid, Suherman menuturkan, “Kronologi kejadian kebakaran itu terjadi sekitar habis sholat Ashar sekitar pukul 15.15 lah lewat seperapat. Setelah sholat Ashar ada asap tinggi di atas kubah tuh. Pas lagi ada perbaikan ada percikan api dari yang timbul karena kena pengelasan. Api langsung membesar, nyamber semuanya dia.”

Masjid yang mempunyai luas bangunan 14.000 meter persegi ini mampu menampung 20.680 jamaah. Bagian kubah dikelilingi elemen kaca patri berbentuk tanda panah ke atas, bermakna hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Elemen kaca patri ini memberikan sinar terang pada siang hari jika dilihat dari dalam ruangan, dan menjadi penegas karakter kubah pada malam hari jika dilihat dari luar.

Bangunan masjid berdiri sejak September 2002 dan diresmikan pada Maret 2003. Sebelumnya sejak 1970-an, lokasi masjid ini adalah lokalisasi pelacuran dan dikenal dengan nama Kramat Tunggak atau Kramtung. Lembah hitam bernama Kramat Tunggak itu secara resmi ditutup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tanggal 31 Desember 1999, dan di atas lahan seluas kurang lebih 10,9 hektar tersebut dibangun Jakarta Islamic Centre. (Kompas, 17 Oktober 2005).

Irwansyah (31) warga yang tinggal di kampung di kawasan Kelurahan Tugu Utara, Koja, sekitar 15 menit dari masjid mengenang sore itu menemani anaknya yang masih balita bermain di sekitar halaman. Masjid itu telah menjadi bagian dari masa kecil Irwansyah. “Masjidnya bagus, kalo buat sholat di dalem lumayan luas. Moga-moga cepet direnovasi soalnya udah lama juga ini mangkrak ga ada tanggepan dari pemerintah,” katanya. Ia mengenang selalu menggunakan masjid ini sebagai lokasi sholat Ied dari tahun ke tahun.

Dalam laman berita Jakarta sebagai media resmi Pemprov Daerah Khusus Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, Pemprov DKI Jakarta segera merenovasi Jakarta Islamic Centre (JIC) yang sempat mengalami kebakaran."Untuk Islamic Center atau masjid yang ada di Jakarta Utara, sekarang sedang dalam proses perhitungan untuk segera dilakukan perbaikan dan renovasi. Karena sudah terlalu lama tidak dikerjakan," ujar Pramono, Kamis (16/7/2026). Dikatakan Pramono, saat ini proses renovasi masih berada pada tahap perhitungan kebutuhan anggaran untuk memperbaiki kompleks masjid dan lembaga pendidikan Islam di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara itu. Masyarakat, khususnya umat muslimin sangat berharap pihak-pihak yang memiliki otoritas dapat segera menghidupan kembali kehidupan beribadah di masjid megah tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Direktur Pakuwon Group Bantah Alasan Pembangunan Pagar karena Persoalan Ekonomi
• 22 jam lalu
0
thumb
BTN Lanjutkan Akuisisi Portofolio Kredit Pensiun SMBC Indonesia Rp7,34 Triliun
• 10 jam lalu
0
thumb
Tiba-Tiba Ganti Pemain dan Bertahan Saat Inggris Baru Unggul 1-0, Thomas Tuchel Diselidiki FA
• 5 jam lalu
0
thumb
Ask the Expert: Apa Saja Makanan & Minuman yang Perlu Dihindari saat Menstruasi?
• 6 jam lalu
0
thumb
Kadispenad: Gudang di Madiun Meledak Saat Prajurit Sedang Perawatan Amunisi
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.