BTN Lanjutkan Akuisisi Portofolio Kredit Pensiun SMBC Indonesia Rp7,34 Triliun

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) akan melanjutkan akuisisi tahap kedua PT Bank SMBC Indonesia Tbk pada kuartal III-2026 senilai sekitar Rp7,34 triliun. Secara keseluruhan, perseroan akan mengelola sekitar 344,6 ribu rekening kredit pensiun.
 
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, sebagai bagian dari strategi beyond mortgage dan memperkuat pertumbuhan anorganik, BTN telah menyelesaikan akuisisi tahap pertama portofolio kredit pensiun Bank SMBC Indonesia senilai transaksi sekitar Rp12,6 triliun. 
 
Nixon menuturkan, melalui strategi pertumbuhan anorganik tersebut, BTN menargetkan porsi kredit nonperumahan meningkat secara bertahap hingga sekitar 30 persen dari total portofolio kredit dalam lima tahun ke depan. Hal ini membuat struktur bisnis perseroan menjadi semakin seimbang, resilien, dan mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
 
Nixon menjelaskan, akuisisi tersebut memperkuat komposisi portofolio kredit nonperumahan BTN, sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru dengan profil imbal hasil yang lebih tinggi dan risiko yang tetap terjaga. Seluruh portofolio yang diakuisisi merupakan kredit berkualitas (performing loan), sehingga mendukung perbaikan kualitas aset Perseroan dan memberikan kontribusi positif terhadap profitabilitas.
 
"Strategi beyond mortgage tidak berarti meninggalkan bisnis inti pembiayaan perumahan, tetapi melengkapinya sehingga nasabah BTN bisa mengakses kredit dari masa produktif hingga masa pensiun. Langkah ini juga akan meningkatkan daya tahan bisnis BTN dalam jangka panjang," ujar Nixon, Kamis, 16 Juli 2026.

 
Akuisisi BTN ke SMBC Indonesia efektif 29 Juni 2026
 
Akuisisi BTN terhadap SMBC Indonesia mencakup Pinjaman Pensiun dan Manfaat Pensiun. Pengalihan tersebut berlaku efektif sejak 29 Juni 2026. Melalui kolaborasi ini, BTN dan SMBC Indonesia menegaskan komitmen untuk menghadirkan layanan perbankan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
 
Kedua bank juga memastikan proses transisi berjalan lancar dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik sehingga kualitas layanan kepada nasabah pensiun tetap terjaga.
 
Nixon mengatakan, BTN ingin memperluas layanan kepada masyarakat, tidak hanya membantu memiliki rumah, tetapi juga mendampingi kebutuhan finansial hingga masa pensiun.
 
"Langkah ini bukan berarti BTN meninggalkan bisnis perumahan. Justru sebaliknya, kami ingin memperkuat perjalanan layanan BTN kepada masyarakat, mulai dari membantu memiliki rumah, memenuhi kebutuhan finansial sepanjang masa produktif, hingga memasuki masa pensiun dengan tetap nyaman dan sejahtera," ujar Nixon pada Rabu, 1 Juli 2026.
 
Ia menegaskan bisnis pembiayaan perumahan tetap menjadi fokus utama BTN. Melalui transformasi Beyond Mortgage, perseroan ingin melengkapi ekosistem layanan agar hubungan dengan nasabah berlanjut setelah kepemilikan rumah hingga memasuki masa pensiun.
 
Nixon juga mengapresiasi kolaborasi BTN dan SMBC Indonesia yang telah berlangsung sejak 2025 hingga terealisasinya transaksi tersebut. Menurut dia, seluruh proses pascatransaksi akan dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan guna memastikan transisi berjalan lancar.
 
Terkait layanan kepada nasabah, BTN memastikan seluruh hak nasabah tetap terjamin, termasuk manfaat asuransi jiwa kredit yang melekat pada fasilitas pinjaman.
 
"Prioritas utama kami adalah memastikan kenyamanan nasabah tetap terjaga. Kami menjamin seluruh hak-hak nasabah, termasuk manfaat asuransi jiwa kredit yang melekat pada pinjaman, tetap sama dan tidak mengalami perubahan," kata Nixon.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
FIFA Masih Pelajari Selebrasi Pemain Argentina soal Spanduk Malvinas Sebelum Beri Sanksi
• 5 jam lalu
0
thumb
Pendaftaran TKA SMA Dimajukan 27 Juli, DPN: Siswa dan Sekolah Punya Persiapan Lebih Panjang
• 10 jam lalu
0
thumb
Korsel Tuntaskan Pengiriman Enam Jet Latih T-50I ke TNI AU
• 1 jam lalu
0
thumb
Tiba di Kejagung, Don Ritto dan Barang Bukti Dibawa Masuk ke Gedung Jampidsus
• 2 jam lalu
0
thumb
SETARA Ungkap 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie di Kejaksaan, Ternyata
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.