JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) siap menghadapi tantangan program tersebut.
Hal tersebut disampaikan Tandyo saat memberikan pembekalan kepada peserta Pembekalan Bela Negara dan Manajerial di Hanggar Skadron 2 Wing Udara I Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).
"Patriot yang bagus, nasional yang bagus harus berani jatuh bangun. Jadi begitu dihantam sana sini jangan mundur. Kondisi ini yang harus kita hadapi bareng-bareng," tegas Tandyo dalam siaran pers Puspen TNI, Jumat (17/7/2026).
Baca juga: Kopdes Merah Putih Bakal Jadi “Offtaker”, Menko Pangan: Tepuk Tangan untuk Pak Prabowo
Tandyo menekankan bahwa setiap program besar akan menghadapi berbagai tantangan sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki mental tangguh.
Menurut dia, peserta juga harus menjaga idealisme, menumbuhkan jiwa patriotisme, serta menjalankan tugas secara profesional agar mampu menjadi pemimpin yang dapat menggerakkan masyarakat.
"Selamat berkarya, tumbuhkan jiwa patriotisme untuk membela kepentingan nasional kita. Laksanakan tugas anda dengan penuh professional," pungkas Tandyo.
Baca juga: Polemik Pengadaan Kipas Angin Rp 1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih, Ini Kata Pemerintah
Adapun pemerintah memutuskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi kantor tunggal penyaluran berbagai bantuan sosial dan barang bersubsidi kepada masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, keputusan tersebut diambil dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (15/7/2026).
“Kami memberi kabar gembira kepada saudara-saudara. Semalam kami sudah ratas dipimpin Bapak Presiden langsung. Langsung beliau yang pimpin. Salah paham mengenai Kopdes akan kita selesaikan,” kata Zulhas di Seminar Nasional KDKMP, TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).
“Apa itu Kopdes? Kopdes itu adalah infrastruktur pemerintah untuk apa? Seluruh nanti koperasi desa itu akan menjadi kantor tunggal, seluruh bantuan-bantuan pemerintah melalui Kopdes,” tambah dia.
Baca juga: 58 Gerai Kopdes di Atas Lahan Sawah Dilindungi, Bupati Banyumas Bingung Mengatasi
Ia menjelaskan, bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan tunai untuk masyarakat desil 1 dan 2, bantuan pangan, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), hingga bantuan alat pertanian akan disalurkan melalui Kopdes.
“Mana tepuk tangannya nih? Ini baru 80 tahun Indonesia merdeka baru sekarang pemerintah punya infrastruktur untuk membantu memajukan desa,” ucap dia.
Selain itu, berbagai barang dan program yang memperoleh subsidi pemerintah juga akan disalurkan melalui koperasi tersebut, mulai dari pupuk bersubsidi, LPG 3 kilogram, hingga kredit bersubsidi.
“Setuju enggak? Tepuk tangan untuk Bapak Presiden Prabowo,” seru Zulhas.
Tak hanya menjadi penyalur bantuan, Kopdes Merah Putih juga akan berperan sebagai offtaker hasil panen petani.






Komentar (0)