REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mulai memusatkan pelatihan dan pembinaan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026. Program tersebut tidak hanya menyiapkan peserta untuk bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga membekali mereka dengan pendidikan karakter dan kepemimpinan berbasis nilai-nilai Pancasila.
Sebanyak 76 calon Paskibraka, yang merupakan perwakilan dari 38 provinsi, mengikuti pemusatan pelatihan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok. Seluruh peserta telah melalui seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.
Baca Juga
Penyintas Banjir Aceh Tamiang Lolos Paskibraka Nasional 2026
BPIP Umumkan 76 Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Ini Daftar Lengkapnya
BPIP Rampungkan Verifikasi Calon Paskibraka Pusat 2026
Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan, pemusatan pelatihan menjadi tahap awal dalam membentuk generasi muda yang memiliki integritas, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.
“Pancasila tidak cukup dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan keputusan yang adik-adik ambil setiap hari. Itulah makna sejati menjadi Paskibraka, yaitu menjadi teladan dalam mengamalkan Pancasila,” katanya saat membuka pelatihan di Depok, Kamis (16/7/2026).
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Surahno menjelaskan, pembinaan tahun ini menggunakan tiga pendekatan utama, yakni pembelajaran, pelatihan, dan pengasuhan.
Melalui metode tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai Pancasila, wawasan kebangsaan, kemampuan berpikir kritis, kedisiplinan, hingga pembentukan karakter.
Selain mengikuti pelatihan kepaskibrakaan, peserta dijadwalkan mengikuti pembelajaran berbasis pengalaman melalui kunjungan ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
BPIP juga menerapkan pola pembinaan di asrama melalui konsep “Desa Bahagia”, yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah dalam satu lingkungan untuk mendorong interaksi lintas budaya dan memperkuat semangat kebangsaan.
Setelah menjalankan tugas pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka pada 17 Agustus 2026, peserta akan mengikuti rangkaian pembinaan lanjutan sebelum ditetapkan sebagai Purnapaskibraka Duta Pancasila sesuai ketentuan BPIP.
Komentar (0)