Basuki Hadimuljono Minta Tambahan Anggaran Rp2,86 Triliun untuk IKN, Ini Kata Purbaya

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima surat permohonan tambahan anggaran sebesar Rp2,86 triliun yang diajukan oleh Otoritas IKN.

Basuki Hadimuljono Minta Tambahan Anggaran Rp2,86 Triliun untuk IKN, Ini Kata Purbaya. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima surat permohonan tambahan anggaran sebesar Rp2,86 triliun yang diajukan oleh Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN). 

Permintaan dana tersebut sebelumnya diusulkan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, untuk mendanai kelanjutan proyek pembangunan di pusat pemerintahan baru tersebut.

Baca Juga:
IKN Masuki Pembangunan Tahap II, Siap Jadi Ibu Kota Politik 2028

Purbaya menegaskan dokumen usulan finansial itu hingga saat ini belum sampai ke mejanya untuk ditinjau.

"Suratnya belum sampai ke saya, jadi saya belum tahu. Saya akan pelajari seperti apa begitu sampai ke saya. Tapi yang jelas saya akan ikutin petunjuk Pak Presiden tentang anggaran untuk IKN," ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga:
Soal Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih

Purbaya berkomitmen untuk meneliti secara komprehensif seluruh rincian alokasi biaya pengajuan tersebut segera setelah berkasnya diterima, dengan tetap bersandar penuh pada instruksi kebijakan yang digariskan oleh Presiden.

Sebagai catatan, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengusulkan suntikan dana Rp2,86 triliun untuk menopang akselerasi pembangunan IKN tahap ketiga (batch 3).

Baca Juga:
PNM Beri Employee Reward, Berangkatkan Ribuan Karyawan Terbaiknya Umrah ke Tanah Suci

Pendanaan tersebut diajukan melalui skema tahun jamak (multiyears contract) yang berjalan sepanjang 2026 hingga 2028.

Rangkaian anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai pembebasan lahan area pembangunan, tata kelola manajemen aset, hingga biaya perawatan rutin infrastruktur publik yang telah berdiri di kawasan inti IKN.


(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
2 Jam usai Dilantik Trump, Menkeu Amerika Serikat Jadi Target Pembunuhan
• 17 jam lalu
0
thumb
Program HEBITREN Bank Indonesia Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren di Lombok | KOMBIS
• 7 jam lalu
0
thumb
Kala RANS Ngebut di Lantai Bursa, Didorong Nama Bintang Raffi Ahmad Cs?
• 22 jam lalu
0
thumb
TNI Temukan Dua Ladang Ganja di Yahukimo, Papua Pegunungan
• 10 jam lalu
0
thumb
Paripurna KUA-PPAS APBD 2027 Digelar, Kehadiran Anggota DPRD Toraja Utara Jadi Sorotan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.