Iran, VIVA – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah sejumlah media Iran melaporkan adanya serangan yang terjadi di sekitar Pulau Qeshm, kawasan strategis di Teluk Iran yang berada dekat Selat Hormuz.
Berdasarkan laporan sejumlah kantor berita Iran pada Kamis, 16 Juli 2026, serangan tersebut disebut berasal dari Amerika Serikat dan menyasar wilayah di sekitar Pulau Qeshm serta Kota Bandar Abbas.
Kantor berita Fars melaporkan telah terjadi "serangan rudal Amerika di sekitar Qeshm" dengan mengutip keterangan otoritas setempat.
Sementara itu, kantor berita Tasnim menyebut salah seorang korespondennya melaporkan bahwa lokasi di sekitar Pulau Qeshm terkena proyektil yang disebut berasal dari pihak Amerika Serikat.
Bandar Abbas Juga Dilaporkan Jadi SasaranSelain kawasan Pulau Qeshm, televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Kota Bandar Abbas juga menjadi sasaran serangan pada Kamis malam.
Media pemerintah menyebut kota pelabuhan tersebut mengalami apa yang disebut sebagai "agresi musuh Amerika."
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai dampak serangan maupun jumlah korban yang ditimbulkan dari laporan tersebut.
Ketegangan Kembali MeningkatLaporan serangan ini menandai kembali meningkatnya konflik antara Washington dan Teheran.
Situasi tersebut terjadi sekitar satu bulan setelah kedua pihak menandatangani kesepakatan awal yang bertujuan meredakan konflik yang pecah pada akhir Februari 2026.
Konflik sebelumnya dipicu oleh serangan besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran.
Meski sempat muncul upaya meredakan ketegangan, situasi kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan.
Iran Sebelumnya Keluarkan PeringatanSebelum laporan serangan terbaru muncul, pemerintah Iran telah memperingatkan akan menyerang berbagai infrastruktur di kawasan apabila Presiden Amerika Serikat Donald Trump merealisasikan ancamannya untuk menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran.
Peringatan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi militer antara kedua negara.
Tak lama setelah itu, terjadi pertukaran serangan baru yang kembali memperburuk hubungan kedua pihak.
Garda Revolusi Klaim Serang Pangkalan ASDalam perkembangan terbaru, Garda Revolusi Iran menyatakan telah meluncurkan serangan rudal balistik ke pangkalan udara Amerika Serikat di Yordania.






Komentar (0)