Pegadaian Gandeng Pengrajin Emas Lokal Perkuat Ekosistem Bullion

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, PALU – Penguatan ekosistem bullion services mulai diarahkan tidak hanya pada pengembangan layanan keuangan berbasis emas, tetapi juga pemberdayaan pengrajin emas lokal. Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat rantai nilai industri emas sekaligus membuka peluang ekonomi di tingkat daerah.

PT Pegadaian (Persero) memperluas Program Pande Emas ke wilayah kerja Kantor Wilayah Manado dengan memulai implementasi di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Program tersebut menjadi bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mengadopsi pendekatan Creating Shared Value (CSV).

Baca Juga
  • Harga Acuan Emas Turun, Kemendag Soroti Pelemahan Permintaan
  • Freeport Bidik Produksi 43 Ton Emas pada 2028, Ini Penyebabnya

Melalui program tersebut, Pegadaian memberikan pelatihan, pendampingan usaha, penyediaan peralatan produksi, serta edukasi mengenai produk dan layanan perusahaan kepada para pengrajin emas lokal.

Deputi Bisnis Area Palu PT Pegadaian (Persero) Putra Aspin Rahmatullah mengatakan, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengrajin sekaligus mendukung pengembangan ekosistem bullion services di Indonesia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Program Pande Emas merupakan wujud komitmen PT Pegadaian (Persero) dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui pemberdayaan pengrajin emas lokal. Kami berharap program ini dapat memperkuat ekosistem Bullion Services serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perusahaan,” ujar Putra dalam siaran pers, Kamis (16/7/2026).

Kick-off program di Palu ditandai dengan penyerahan bantuan peralatan, pelatihan, serta peresmian operasional Pande Emas. Perusahaan berharap program tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan perhiasan emas sekaligus meningkatkan kapasitas usaha para pengrajin.

Sebelumnya, Program Pande Emas telah diterapkan di sejumlah daerah dan mencatat tingkat kepuasan masyarakat sebesar 89,99 persen dengan kategori sangat baik. Program tersebut juga memperoleh sejumlah apresiasi atas penerapan pendekatan Creating Shared Value.

Ke depan, Pegadaian berencana memperluas implementasi Program Pande Emas ke berbagai wilayah sebagai bagian dari pengembangan program TJSL yang diharapkan memberikan dampak sosial sekaligus mendukung penguatan ekosistem bisnis berbasis emas.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Masih Belum Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Ini Kata Kejagung
• 12 jam lalu
0
thumb
Pastikan Kualitas Layanan Kesehatan di Daerah Meningkat, Wapres Tinjau RSUD Fatimah Az Zahra Palembang
• 50 menit lalu
0
thumb
Membongkar Sisi Kelam Dunia Kecantikan Lewat Drama Plastic Beauty
• 10 jam lalu
0
thumb
Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
• 23 jam lalu
0
thumb
Citra Tapak yang Terluka atas Nama Bahasa ”Langit” Hilirisasi
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.