Insiden Ledakan di Gudang Amunisi Madiun, Satu Gugur dan Enam Orang Terluka

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- TNI Angkatan Darat (TNI AD) menyampaikan duka cita mendalam atas insiden ledakan kecelakaan kerja yang terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026). 

TNI AD akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.

BACA JUGA:Detik-detik Maut di Pub Thailand, Ledakan dan Asap Tebal Tewaskan 27 Pengunjung, Puluhan Lainnya Terluka

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pihaknya berduka atas insiden yang menimpa para personelnya saat menjalankan tugas.

"TNI Angkatan Darat turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang terjadi di Gupusmu II Puspalad. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga prajurit yang gugur dalam tugas serta mendoakan seluruh korban yang saat ini masih menjalani perawatan agar segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala," katanya kepada awak media, Jumat 16 Juli 2026.

Berdasarkan laporan awal, insiden terjadi ketika personel tengah melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan. 

BACA JUGA:Puluhan Rudal Ukraina Sasar Berbagai Fasilitas Tanpa Arah Setelah Gudang Penyimpanan Senjata Diledakan Rusia

Akibat kejadian tersebut, satu orang prajurit gugur, empat personel mengalami luka berat, dan dua lainnya mengalami luka ringan.

Usai insiden, seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Satuan juga segera melaporkan peristiwa tersebut sesuai prosedur yang berlaku.

Dijelaskannya, pihaknya mengambil sejumlah langkah penanganan, mulai dari memberikan pendampingan kepada korban dan keluarga, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, hingga membentuk tim investigasi guna mendalami kronologi serta penyebab insiden.

Menurutnya, proses investigasi akan dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar seluruh fakta yang ditemukan dapat dipertanggungjawabkan.

BACA JUGA:Ledakan Proyek Galian Air Bersih di Fatmawati, Dua Pekerja Luka Serius

"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," ujarnya.

Ditegaskannya, penanganan insiden ini akan dilakukan secara serius, transparan, dan akuntabel. 

Selain memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik, hasil investigasi nantinya akan dijadikan bahan evaluasi untuk memperkuat penerapan standar keselamatan kerja dalam setiap kegiatan pengelolaan materiil di lingkungan TNI Angkatan Darat.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Momen MPLS, Polisi Bekali Siswa di Malang Cara Lawan Bullying
• 9 jam lalu
0
thumb
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Tarik Dana SAL dari Himbara, Ternyata Permintaan BI
• 12 jam lalu
0
thumb
Begini Respons Pihak Atalia Setelah Arkana Resmi Diasuh Ridwan Kamil
• 7 jam lalu
0
thumb
Respons Kekhawatiran Politisasi, Kejagung Janji Profesional Tangani Kasus Febrie Adriansyah
• 15 jam lalu
0
thumb
NasDem Usulkan Panhis Yody Jadi Wakil Ketua DPRD Tulungagung
• 36 menit lalu
0
Berhasil disimpan.