Temanggung (ANTARA) – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) kembali memperkuat portofolio bisnisnya dengan meraih kontrak baru di sektor infrastruktur kesehatan. WEGE resmi dipercaya untuk mengeksekusi proyek Jasa Konstruksi Pembangunan Gedung Poliklinik pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Temanggung Tahun Anggaran 2026 yang tergabung dalam konsorsium bersama PT Ramadika Mandiri (WEGE-RDM KSO). Kerja sama strategis ini ditandai dengan prosesi penandatanganan kontrak yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di RSUD Temanggung. Proyek yang berlokasi di Jalan Dr. Soetomo No. 67, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ini berhasil dikantongi dengan nilai kontrak mencapai Rp155,4 miliar.
Direktur Operasi WEGE, Tomo Dwi Hasputro, menegaskan kesiapan dan komitmen perusahaan dalam mengeksekusi proyek fasilitas publik ini. "Perolehan kontrak ini merupakan wujud nyata kepercayaan stakeholders terhadap kapabilitas WEGE dalam menghadirkan fasilitas kesehatan yang modern dan berkualitas. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Temanggung ini secara tepat waktu dan tepat mutu, dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan kerja serta mengimplementasikan semangat keberlanjutan dalam setiap tahapan proses pembangunannya," ujar Tomo dalam acara penandatanganan kontrak tersebut.
Pendanaan untuk pembangunan gedung poliklinik terpadu ini bersumber dari Anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Temanggung Tahun Anggaran 2026 dan 2027. Area pengembangan proyek ini memiliki letak yang cukup strategis dengan batasan lahan yang diapit oleh aliran sungai di sisi barat dan bangunan eksisting kompleks rumah sakit beserta saluran irigasi di sisi timur. Kesiapan lahan terpadu ini diyakini mampu mendorong efisiensi dan akselerasi proses konstruksi di lapangan agar fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Dalam pelaksanaan proyek ini, konsorsium WEGE-RDM KSO akan bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan konstruksi yang komprehensif dari awal hingga akhir proyek. Secara garis besar, ruang lingkup pengerjaan untuk proyek fasilitas kesehatan ini hanya difokuskan pada tiga aspek utama, yakni pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, serta pekerjaan Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP). Keseluruhan tahapan konstruksi tersebut akan dikerjakan secara sistematis dan terintegrasi untuk memastikan keandalan bangunan, keamanan struktur, serta mendukung optimalisasi operasional layanan kesehatan di RSUD Temanggung ke depannya.
Direktur Operasi WEGE, Tomo Dwi Hasputro, menegaskan kesiapan dan komitmen perusahaan dalam mengeksekusi proyek fasilitas publik ini. "Perolehan kontrak ini merupakan wujud nyata kepercayaan stakeholders terhadap kapabilitas WEGE dalam menghadirkan fasilitas kesehatan yang modern dan berkualitas. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Temanggung ini secara tepat waktu dan tepat mutu, dengan senantiasa mengedepankan aspek keselamatan kerja serta mengimplementasikan semangat keberlanjutan dalam setiap tahapan proses pembangunannya," ujar Tomo dalam acara penandatanganan kontrak tersebut.
Pendanaan untuk pembangunan gedung poliklinik terpadu ini bersumber dari Anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Temanggung Tahun Anggaran 2026 dan 2027. Area pengembangan proyek ini memiliki letak yang cukup strategis dengan batasan lahan yang diapit oleh aliran sungai di sisi barat dan bangunan eksisting kompleks rumah sakit beserta saluran irigasi di sisi timur. Kesiapan lahan terpadu ini diyakini mampu mendorong efisiensi dan akselerasi proses konstruksi di lapangan agar fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Dalam pelaksanaan proyek ini, konsorsium WEGE-RDM KSO akan bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan konstruksi yang komprehensif dari awal hingga akhir proyek. Secara garis besar, ruang lingkup pengerjaan untuk proyek fasilitas kesehatan ini hanya difokuskan pada tiga aspek utama, yakni pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, serta pekerjaan Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP). Keseluruhan tahapan konstruksi tersebut akan dikerjakan secara sistematis dan terintegrasi untuk memastikan keandalan bangunan, keamanan struktur, serta mendukung optimalisasi operasional layanan kesehatan di RSUD Temanggung ke depannya.






Komentar (0)