BMKG Ingatkan Ancaman Kekeringan di Jawa Barat, Air Bersih Terancam Langka

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mengingatkan pemerintah dan masyarakat tentang ancaman kekeringan pada musim kemarau kali ini di Jawa Barat. Mereka mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengelola air bersih.

Plt Kepala BMKG Bandung Edi Wibowo mengatakan curah hujan di Jawa Barat cenderung menurun termasuk periode tanggal 16 hingga 22 Juli tahun 2026. Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dampak musim kemarau.

Baca Juga
  • 14 Kabupaten di Jateng Mulai Hadapi Kekeringan
  • Pemkot Cimahi Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan Hadapi Kemarau Panjang
  • KDM Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, Pemkab Petakan Titik Rawan Krisis Air Bersih

Seperti penurunan ketersediaan air bersih, kekeringan lahan pada area pertanian, serta peningkatan titik panas yang dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Ia menyebut masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menggunakan air bersih.

"Menghindari aktivitas pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan dan menjaga ketahanan tubuh dari debu dan suhu panas ekstrem," ucap dia melalui keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Meski curah hujan menurun, ia mengatakan potensi hujan tetap dapat terjadi dengan intensitas ringan hingga berat. Terutama pada sore dan dini hari di sebagian wilayah di Jawa Barat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perlukah Sanksi untuk Parpol yang Tak Penuhi Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan?
• 23 jam lalu
0
thumb
Mantan Jampidsus Febrie Tak Laporkan Rumah Mewah di Sentul ke LHKPN, Begini Kata Kejagung
• 22 jam lalu
0
thumb
BPH Migas Blokir 307.107 QR Code Ilegal BBM Subsidi
• 1 jam lalu
0
thumb
Menko Zulhas dalami penyalahgunaan MBG, lapor Presiden bulan depan
• 16 jam lalu
0
thumb
Kemenhub Usulkan Tambahan Anggaran Rp5,297 Triliun untuk Perkuat Keselamatan dan Layanan Perintis 2027
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.