KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi dan Empat ASN Kasus Audit Muara Enim

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima orang saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait audit laporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Kamis (16/7). Pemeriksaan digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Kelima saksi yang dipanggil adalah Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi, Tenaga Ahli Anggota V BPK RI Tuning Rahayu, Dirjen PKN V BPK RI Widhi Widayat, serta dua ASN BPK RI lainnya yaitu Adhony dan Wahyu selaku Kepala Sekretariat AKN V BPK RI.

BACA JUGA: KPK Panggil Anggota V BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk mendalami proses audit yang dilakukan BPK terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Penyidik fokus menelusuri dugaan pengubahan temuan audit yang berujung pada perubahan opini.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta" ujar Budi Prasetyo, Kamis (16/7).

BACA JUGA: Kejagung Tunjuk 9 Jaksa Usut Kasus Febrie Adriansyah, Sebagian Pernah Bertugas di KPK

Menurut Budi, penyidik mendalami proses pemeriksaan yang menghasilkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), yang kemudian diduga diubah menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Perubahan opini ini menjadi sorotan utama dalam kasus yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif, Edison.

KPK meyakini keterangan dari kelima saksi sangat dibutuhkan untuk melengkapi konstruksi perkara dan memperkuat alat bukti terhadap para tersangka yang telah ditetapkan. Budi menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus dugaan suap pengondisian hasil audit BPK.

BACA JUGA: Ada Usul Kasus Febrie Diambil Alih KPK, Respons Istana Normatif Saja

Bobby Adhityo Rizaldi tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.55 WIB dengan didampingi sejumlah orang. Mantan anggota DPR RI tersebut hanya memberikan pernyataan singkat sebelum memasuki ruang pemeriksaan.

"Kami hadir hari ini (sebagai saksi)," ujarnya sambil memasuki gedung.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah rumah kediaman Bobby di Cipete, Jakarta Selatan, pada 13-14 Juli 2026. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara ini.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 7-8 Juni 2026. Dalam OTT tersebut, KPK menangkap 10 orang, termasuk Bupati Muara Enim Edison . KPK kemudian menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan suap pengondisian hasil audit BPK terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2025.

Kelima tersangka tersebut adalah Edison, Cory Erin Hardi (marketing PT Millenium Solusi Abadi), Fika Nur Alawi (Direktur PT Millenium Solusi Abadi), Augusz Dewanggara (pihak swasta yang diduga pernah menjadi staf ahli Bobby Adhityo Rizaldi), serta Titin Rita Lestari (ASN BPK yang pernah menjabat Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan).

KPK mendalami dugaan adanya intervensi dari BPK Pusat untuk mengubah hasil audit pengadaan di Pemkab Muara Enim. Penyidik juga menelusuri hubungan antara tersangka Augusz Dewanggara dengan Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi.

Budi menambahkan, penyidik akan mengonfirmasi barang bukti elektronik yang disita dari rumah Bobby, termasuk mendalami apakah Augusz Dewanggara merupakan representasi dari Bobby di internal BPK.

KPK mengimbau para saksi yang dipanggil untuk memberikan keterangan secara jujur dan lengkap guna membantu proses penyidikan perkara ini dapat terungkap terang benderang. (tan/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Seusai Geledah Rumah, KPK Segera Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Wamenag: Kemenko PMK Bentuk Satgas untuk Tangani Kasus di MAN 3 Padang
• 19 jam lalu
0
thumb
KPK Periksa Anggota BPK hingga Dirjen PKN Terkait Dugaan Suap Laporan Keuangan
• 2 jam lalu
0
thumb
Lowongan Kerja Grab Indonesia Juli 2026, Ada Banyak Posisi untuk Profesional
• 10 jam lalu
0
thumb
4 SDN di Karanganyar Nihil Murid Baru, Disik Pastikan Belum Ada Regrouping
• 20 jam lalu
0
thumb
BNPB Pastikan Kebakaran Empat Hektare Kebun Tebu di Jombang Berhasil Dipadamkan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.