JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada Kementerian Keuangan, setelah proses administrasi rampung.
Purbaya mengatakan, keputusan pengalihan pengelolaan KCIC pada dasarnya telah ditetapkan. Saat ini, pemerintah tinggal menyelesaikan proses administrasi sebelum penyerahan tersebut direalisasikan.
"Ini lagi proses administrasinya. Itu udah diputusin, sebenarnya udah putus tinggal proses administrasinya sedang berjalan. Begitu Danantara-nya kita clear, udah selesai. Nanti baru kita lapor lagi ke Presiden," kata Purbaya kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga: Mendes: 20 Persen Keuntungan Kopdes Merah Putih Akan Masuk Pendapatan Asli Desa
Menurut Purbaya, setelah seluruh proses di Danantara selesai, KCIC akan diserahkan kepadanya untuk ditangani sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
"KCIC-nya kan sekarang masih di Danantara, nanti akan diserahkan ke saya karena kan perintah Pak Presiden kita yang beresin," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Meski demikian, Purbaya menegaskan penyelesaian pengelolaan KCIC tidak harus menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan skema pembiayaan lain melalui berbagai instrumen yang dimiliki.
Baca Juga: DPR Soroti Beban Utang RI, Hampir Separuh Pendapatan Negara untuk Bayar Cicilan dan Bunga
"Tapi nggak harus APBN kepakai, saya punya skema tertentu di mana ada tools-tools, vehicle-vehicle kita di luar yang sekarang ada bisa menangani KCIC," tutur Purbaya.
Ia belum merinci skema yang dimaksud karena proses penyerahan KCIC dari Danantara ke Kementerian Keuangan masih berlangsung.
Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Antara
- kcic
- whoosh
- danantara
- penyelamatan kcic
- kereta cepat jakarta bandung
- purbaya yudhi sadewa






Komentar (0)