Jakarta: Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek strategis nasional (PSN) ladang gas alam cair (LNG) Abadi Blok Masela di Laut Arafura, Provinsi Maluku, Kamis, 16 Juli 2026. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung ketahanan energi nasional.
"Iya (acara groundbreaking Blok Masela). Nanti kita lihat ya (soal kehadiran Presiden), tetapi Insya Allah Presiden akan meresmikan groundbreaking Blok Masela," ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadlia saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 15 Juli 2026.
Baca Juga :
Wamenkum: Efisiensi Tak Turunkan Kualitas Layanan HukumTerkait dengan mekanisme kehadiran Kepala Negara dalam seremoni tersebut, Bahlil menyebutkan keputusan mengenai kehadiran langsung secara fisik di lokasi atau melalui sambungan virtual akan ditentukan sepenuhnya pada hari pelaksanaan.
"Nanti diputuskan Bapak Presiden sendiri," tambah Bahlil.
Pengamanan dan Kesiapan Lokasi
Rangkaian persiapan intensif terus dimatangkan di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, selaku lokasi utama acara. Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX bahkan telah menggelar patroli laut di perairan sekitar Kota Saumlaki serta menyiapkan sejumlah rute darurat (escape route) untuk pengamanan VVIP.
Aparat gabungan TNI-Polri bersama Pemerintah Provinsi Maluku juga terpantau telah menggelar simulasi prosesi peresmian guna memastikan kelancaran acara esok hari.
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
"Secara fisik, progress pembangunan infrastruktur pendukung dan seluruh kebutuhan seremoni telah mencapai 90 persen. Masih ada waktu sekitar 24 jam untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan minor sehingga pada saat pelaksanaan nanti seluruh persiapan dapat rampung 100 persen," kata Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam siaran pers resmi Kodaeral IX.
Pemerintah daerah berharap mulainya konstruksi fisik proyek Blok Masela ini dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi regional.
"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Momentum ini menjadi langkah penting bagi masa depan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan," ucap Hendrik.




Komentar (0)