Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan, setiap siswa Sekolah Rakyat merupakan anak-anak yang berharga. Mereka memiliki bakat dan keunikan masing-masing.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, bagi siswa-siswi baru di Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Advertisement
"Setiap siswa Sekolah Rakyat berharga karena memiliki keunikannya sendiri, setiap siswa memiliki jeniusnya sendiri, dan setiap siswa memiliki talent-nya sendiri sebagai bagian daripada pemberian Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Gus Ipul, dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).
Oleh karena itu, Gus Ipul berpesan kepada seluruh kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan (tendik) di Sekolah Rakyat untuk bekerja dengan empati dan penuh kasih sayang. Mereka juga harus membimbing serta mendidik para murid sesuai bakat masing-masing.
"Para kepala sekolah dampingi dengan baik, para guru dan wali asrama, wali asuh didik mereka sesuai dengan kapasitas mereka, dengan kemampuan mereka. Dampingi dengan empati, dengan kasih sayang karena sesungguhnya siswa Sekolah Rakyat adalah siswa-siswa istimewa titipan Tuhan Yang Maha Kuasa," pesan Gus Ipul.
"Siswa Sekolah Rakyat adalah titipan dari negara. Untuk itu, kerjakan dengan baik, dampingi dengan baik," sambungnya.





Komentar (0)