HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Selain menyiapkan Terminal Regional Daya sebagai pusat logistik, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Terminal Makassar Metro juga mulai merancang sejumlah proyek investasi baru untuk meningkatkan nilai ekonomi aset perusahaan.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengungkapkan salah satu proyek yang tengah dipersiapkan ialah pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di lahan kosong yang berada di bagian depan kawasan Terminal Daya.
Menurutnya, rencana tersebut telah mendapat respons positif dari calon investor yang berminat mengembangkan kawasan secara terpadu.
“Untuk area depan terminal sudah ada peminat yang ingin membangun SPBU berikut fasilitas pendukungnya. Jadi konsepnya mencakup seluruh fasilitas yang dibutuhkan,” ungkap Elber, Rabu (15/7/2026).
Selain pengembangan investasi fisik, Perumda Terminal Makassar Metro juga tengah mempersiapkan transformasi kelembagaan dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).
Perubahan status badan usaha tersebut diharapkan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengembangan investasi, memperluas peluang kerja sama dengan mitra swasta, serta meningkatkan daya saing perusahaan.
Elber menjelaskan pembangunan kawasan Terminal Daya akan dilakukan secara bertahap pada periode 2026 hingga 2027. Sementara proses perubahan status menjadi Perseroda ditargetkan rampung pada rentang 2027 hingga 2028.
“Setelah pembenahan tiga terminal utama yang dikelola Perumda Terminal Makassar Metro selesai dan transformasi menjadi Perseroda terealisasi, perusahaan akan melanjutkan ekspansi bisnis ke berbagai lokasi lainnya,” tukasnya.
Transformasi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan Perumda Terminal Makassar Metro sebagai perusahaan daerah yang tidak hanya mengelola layanan terminal penumpang, tetapi juga bergerak di sektor logistik, investasi, dan pengembangan kawasan bisnis yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kota Makassar. (*)






Komentar (0)