Menteri PU Bikin Sayembara, Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris BUMN

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perumahan Umum (PU) Dody Hanggodo membuka sayembara jika ada yang bisa membuktikan keponakannya menjabat sebagai Komisaris di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT PP (Persero).

Hal ini disampaikan Dody merespons narasi di media sosial yang menyebut Aisyah Zakiyya,  komisaris PT PP (Persero) Tbk, adalah keponakan Dody.

"Gue kasih sayembara, gue kasih waktu sebulan," kata Dody di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor

Dody mengaku siap memberikan hadiah umrah bagi mereka yang dapat membuktikan tuduhan itu.

"Gue kasih sayembara, kalau lu bisa buktikan gue kasih lu umrah, keluarga lu semua," ucap dia.

Akan tetapi, Dody tidak menjawab lugas saat ditanya apakah Aisyah keponakannya atau bukan.

"Ya lu pikir sendiri deh ah," kata dia.

Baca juga: Kursi Komisaris dan Matinya Kesempatan

Dikutip dari Tribun Medan, Aisyah Zakiyyah disebut mendapat posisi strategis sebagai komisaris PT PP (Persero). Nama Aisyah juga dikaitkan memiliki relasi dengan Dody Hanggodo.

Kabar ini disorot Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji yang melontarkan kritik keras terkait kabar pengangkatan keponakan Menteri Pekerjaan Umum, sebagai komisaris di BUMN.

Sosok yang menjadi sorotan dalam polemik tersebut adalah Aisyah Zakiyyah, yang disebut mendapat posisi strategis sebagai komisaris.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Lewat akun X pribadinya pada Minggu (12/7/2026), Susno menilai hal mencoreng citra pemerintahan.

"Menteri model begini mesti- sudah harus ditendang jauh dari Kabinet, ngotori negeri konoha rusak negara," tulis Susno, dikutip dari Tribun Medan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Tarik Dana SAL dari Himbara, Ternyata Permintaan BI
• 4 jam lalu
0
thumb
Ledakan Bom di MAN 3 Padang, Polisi Periksa 12 Saksi dari Guru hingga Satpam
• 2 jam lalu
0
thumb
Harmonisasi Fiskal dan Moneter demi Menjaga Stabilitas dan Pertumbuhan
• 7 jam lalu
0
thumb
Sidang Perdana Eks Kasi Intel Bea dan Cukai Budiman Bayu Prasojo Digelar 28 Juli
• 6 jam lalu
0
thumb
Bansos PKH dan BPNT Cair 20 Juli 2026, Ini Besaran Nominal dan Syarat Penerimanya
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.