Infrastruktur Pendukung TPA Terus Dikerjakan Dinas PU Makassar

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-Selain penimbunan sampah menggunakan cover soil, Dinas Pekerjaan Umum juga membangun berbagai infrastruktur pendukung di kawasan TPA Tamangapa.

Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan sistem drainase, kolam penampungan air lindi (leachate pond), terasering kawasan timbunan sampah, hingga akses jalan menuju lokasi TPA yang saat ini telah memasuki tahap pekerjaan tiang pancang.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Muhammad Amin menjelaskan, setiap hari sekitar 100 rit tanah urug didatangkan ke lokasi untuk mempercepat penutupan timbunan sampah sesuai standar pengelolaan modern.

“Selain penimbunan menggunakan cover soil, berbagai infrastruktur pendukung juga terus kami kerjakan di kawasan area TPA Tamangapa,” katanya.

Untuk mempercepat pekerjaan, pemerintah mengoperasikan sejumlah alat berat. Di bagian atas TPA bekerja dua unit excavator dan dua unit bulldozer, sedangkan di bagian bawah dioperasikan tiga unit excavator dan tiga unit bulldozer.

“Kami target seluruh pembenahan TPA dapat dirampungkan, sesuai target waktu dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Siap Terima Sampah Residu

Pembenahan TPA Tamangapa juga menjadi persiapan menghadapi kebijakan nasional yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026, yakni penghentian praktik open dumping di seluruh Indonesia.

Ke depan, TPA Tamangapa hanya akan menerima sampah residu, yaitu sisa sampah yang sudah tidak dapat didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali.

Sementara itu, sampah organik dan anorganik diharapkan telah selesai dikelola sejak dari rumah tangga melalui pemilahan, pengomposan, budidaya maggot, maupun bank sampah.

“Transformasi ini, menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar dalam menghentikan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka, sesuai arahan pemerintah pusat,” terangnya. (“/)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Makassar Pertahankan Opini WTP, Wawali Tegaskan Keuangan Daerah Dikelola Akuntabel dan Transparan
• 2 jam lalu
0
thumb
Terapis Spa Surabaya Divonis 2,5 Tahun Penjara Karena Gelapkan Uang Kliennya Rp1,2 Miliar
• 55 menit lalu
0
thumb
BMKG: Prospek Cuaca Jawa Barat 16-22 Juli 2026, Curah Hujan Menurun
• 6 jam lalu
0
thumb
Gus Yahya Balas Cak Imin soal Ganti Ketum PBNU, Singgung soal Jabatan Ketum PKB: Beliau Kurang Mengerti NU, Pengurus Saja Belum Pernah
• 19 jam lalu
0
thumb
Komdigi Takedown 3,7 Juta Konten Judi Online, 32.500 Rekening Ditutup! Perang Lawan Judol Makin Masif
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.