JAKARTA, KOMPAS.TV - Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat merilis prospek cuaca mingguan untuk periode 16-22 Juli 2026. Berdasarkan analisis iklim terbaru, curah hujan di wilayah Jawa Barat diprakirakan cenderung menurun seiring pengaruh fenomena El Nino.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
BMKG menjelaskan, berdasarkan analisis iklim global terkini, fenomena El Nino yang ditunjukkan oleh indeks Nino 3.4 sebesar +1,47 mengindikasikan adanya potensi penurunan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat.
Meski memasuki periode yang lebih kering, sejumlah dinamika atmosfer masih mendukung terbentuknya awan hujan secara lokal.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok 16-17 Juli 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Faktor-faktor tersebut antara lain suhu muka laut yang masih relatif hangat di sebagian perairan Indonesia serta kondisi labilitas atmosfer yang bervariasi dari kategori ringan hingga kuat.
Akibat kondisi tersebut, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi, terutama pada sore hingga malam hari di sebagian wilayah Jawa Barat.
BMKG juga mengingatkan adanya peluang hujan intensitas sedang yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang dalam durasi singkat di beberapa wilayah secara lokal.
Menghadapi musim kemarau yang mulai mendominasi, BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampaknya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Kamis 16 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal Capai 35 Derajat
Penulis : Dian Nita Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Instagram @bmkg_jawabarat
- prospek cuaca
- jawa barat
- hujan
- cuaca jawa barat
- cuaca jawa barat 16 juli 2026
- BMKG






Komentar (0)