Gunakan Mesin Rp6,5 T ASML, Intel Produksi Chip Laptop Panther Lake

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Produsen semikonduktor Intel resmi menggunakan mesin litografi generasi terbaru buatan ASML untuk memproduksi sebagian chip laptop unggulannya, Panther Lake.

Gunakan Mesin Rp6,5 T ASML, Intel Produksi Chip Laptop Panther Lake. (Foto: Magnific)

IDXChannel — Produsen semikonduktor Intel resmi menggunakan mesin litografi generasi terbaru buatan ASML untuk memproduksi sebagian chip laptop unggulannya, Panther Lake. 

Langkah ini diambil produsen chip asal Amerika Serikat (AS) itu guna meningkatkan efisiensi, serta mendorong penggunaan teknologi tercanggih dalam industri manufaktur chip.

Baca Juga:
Wall Street Melemah, S&P 500 Lebih Rendah Akibat Saham Intel dkk Tertekan

Dikutip dari CNA pada Rabu (15/7/2026), ASML mengungkapkan bahwa Intel mulai menggunakan mesin High Numerical Aperture (High NA) Extreme Ultraviolet (EUV) tersebut setelah melalui serangkaian pengujian yang telah dilakukan sejak 2024. Mesin ini berfungsi untuk mencetak pola sirkuit mikro pada chip dengan presisi tinggi.

Adopsi teknologi High NA menjadi sorotan industri karena biayanya yang sangat tinggi. Peralatan canggih ini dibanderol sekitar USD400 juta (setara Rp6,5 triliun) per unit, atau dua kali lipat dari harga mesin EUV standar. 

Baca Juga:
Bos Chip Dunia Hadiri Pameran Teknologi Terbesar di Asia, Mulai dari Nvidia hingga Intel

Selain nilai investasi yang masif, pengintegrasian teknologi ini ke dalam lini produksi massal memiliki tantangan teknis yang cukup kompleks, kendati dinilai krusial seiring kebutuhan industri untuk terus memperkecil ukuran fitur komponen sirkuit hingga ke skala atomik.

Intel mulai menerima unit High NA pertama pada 2024 yang ditempatkan di fasilitas riset dan pengembangan di Hillsboro, Oregon.

Baca Juga:
Dirjen Kekayaan Intelektual Sebut Nobar Piala Dunia 2026 Perlu Patuhi Regulasi dan Lisensi Resmi

Saat ini, Intel menerapkan penggunaan mesin High NA EUV pada lapisan spesifik chip Panther Lake. Langkah ini memungkinkan Intel dan ASML untuk mengumpulkan data operasional serta mengoptimalkan performa alat dalam skala produksi nyata. 

Pihak Intel sendiri memilih untuk tidak memberikan komentar terkait pengumuman dari ASML tersebut. (Reporter: Sheqilla Sukma) (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mencari Sosok Pria yang Diduga Gadaikan Tanah Mbah Lanjarsari di Sleman
• 22 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Diundang Pemerintah Iran Kunjungi Teheran
• 18 jam lalu
0
thumb
Saking Lelahnya Melawan Prancis, Bek Spanyol Pedro Porro: Saya Merasa seperti Mati
• 7 jam lalu
0
thumb
Redmi Note 17 Pro Diperkenalkan, Bawa Baterai 9.000 mAh dan Snapdragon 6s Gen 4, Berapa Harganya?
• 10 jam lalu
0
thumb
Annisa Maharani Iswan Konsisten Meniti Dunia Modeling Sejak Usia 3 Tahun
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.