Redmi Note 17 Pro Diperkenalkan, Bawa Baterai 9.000 mAh dan Snapdragon 6s Gen 4, Berapa Harganya?

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Xiaomi resmi meluncurkan Redmi Note 17 Pro di Tiongkok sebagai model yang lebih premium dibanding Redmi Note 17 reguler. 
 
Walau ukuran layarnya sedikit lebih kecil, Redmi Note 17 Pro justru membawa sejumlah peningkatan penting, mulai dari baterai lebih besar, chipset yang lebih bertenaga, hingga ketahanan bodi yang jauh lebih baik.
 
Dikutip dari laporan GSM Arena, perangkat ini juga menjadi salah satu smartphone kelas menengah pertama Xiaomi yang mengusung baterai silikon-karbon berkapasitas 9.000 mAh, sekaligus tetap mempertahankan bodi yang relatif ringkas dibanding varian reguler.

Pengguna di Indonesia juga perlu mengetahui bahwa spesifikasi Redmi Note 17 Pro versi Tiongkok belum tentu sama dengan model global. Xiaomi beberapa kali menghadirkan konfigurasi kamera maupun baterai yang berbeda ketika perangkat dipasarkan di luar Tiongkok.
  Redmi Note 17 Pro Tampil dengan Layar OLED Lebih Premium Berbeda dari Redmi Note 17 yang mengusung layar OLED 7 inci, Redmi Note 17 Pro hadir dengan panel OLED 6,83 inci yang lebih kecil tetapi memiliki kualitas lebih tinggi.
 
Layarnya mendukung kedalaman warna 12-bit, resolusi 2.772 x 1.280 piksel, refresh rate 120Hz, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nits. Xiaomi juga melengkapinya dengan teknologi DC Dimming hingga 80 nits serta PWM Dimming 3.840Hz untuk membuat tampilan lebih nyaman di kondisi minim cahaya.
 
Sebagai pelindung layar, Redmi Note 17 Pro menggunakan Corning Gorilla Glass Victus 2, lebih tinggi dibanding Gorilla Glass 7i yang dipakai Redmi Note 17.
  Snapdragon 6s Gen 4 dan Baterai 9.000 mAh Di sektor performa, Redmi Note 17 Pro mengandalkan Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4 fabrikasi 4 nm.
 
Chipset tersebut menggunakan konfigurasi CPU Cortex-A78 dan Cortex-A55 dengan GPU Adreno 710 yang lebih baru dibanding GPU Adreno 613 pada Redmi Note 17 reguler.
 
Xiaomi menyediakan pilihan RAM 8 GB dan 12 GB, dipadukan dengan penyimpanan internal hingga 512 GB. Varian 128 GB masih memakai UFS 2.2, sedangkan model 256 GB dan 512 GB sudah menggunakan UFS 3.1.
 
Tidak seperti Redmi Note 17, model Pro tidak lagi menyediakan slot kartu microSD.
 
Daya tarik utamanya ada pada baterai 9.000 mAh berbasis teknologi silikon-karbon yang diklaim mampu bertahan hingga 1.600 siklus pengisian daya. Pengisian ulang juga lebih cepat berkat dukungan fast charging 67W, ditambah reverse wired charging 22,5W.
  Ketahanan Bodi Jadi Perbedaan Selain performa, Redmi Note 17 Pro membawa peningkatan signifikan pada aspek ketahanan.
 
Perangkat ini mengantongi sertifikasi IP68 untuk perlindungan saat terendam air, serta IP66, IP69, dan IP69K terhadap semprotan air bertekanan tinggi. Xiaomi juga mengklaim Redmi Note 17 Pro telah lolos uji jatuh dari ketinggian hingga 3 meter.
 
Sementara Redmi Note 17 reguler hanya memiliki sertifikasi IP65 yang melindungi perangkat dari debu dan percikan air.
 
Fitur lainnya meliputi sensor sidik jari optik di layar, NFC, infrared blaster (IR Blaster), Bluetooth 5.1, Wi-Fi 5 dual-band, sensor proximity ultrasonik, hingga speaker stereo. Redmi Note 17 reguler masih menggunakan speaker tunggal.
  Kamera Redmi Note 17 Pro Pada sektor fotografi, Redmi Note 17 Pro versi Tiongkok mengusung kamera utama 50 MP dengan sensor berukuran 1/2,76 inci dan bukaan f/1.8.
 
Kamera tersebut ditemani sensor depth 2 MP, sedangkan kamera depan memiliki resolusi 8 MP. Perekaman video maksimal masih terbatas pada resolusi 1080p 30fps.
 
Xiaomi mengingatkan bahwa konfigurasi kamera ini kemungkinan berbeda ketika Redmi Note 17 Pro hadir di pasar global. Pada generasi sebelumnya, model internasional memperoleh peningkatan spesifikasi dibanding versi Tiongkok.
  H2: Harga Redmi Note 17 Pro di Tiongkok Redmi Note 17 Pro sudah mulai dijual di Tiongkok dalam empat pilihan memori. Berdasarkan kurs terbaru sekitar 1 yuan = Rp2.660, berikut estimasi harga Redmi Note 17 Pro dalam Rupiah.
 
Redmi Note 17 Pro dijual di Tiongkok dalam empat varian memori. Model 8 GB/128 GB dibanderol 1.600 yuan atau sekitar Rp4,26 juta. 
 
Varian 8 GB/256 GB dijual 1.900 yuan atau sekitar Rp5 jutaan, sedangkan model 12 GB/256 GB dipasarkan 2.200 yuan atau setara Rp5,8 juta. Untuk varian tertinggi 8 GB/512 GB, Xiaomi memasang harga 2.300 yuan atau sekitar Rp6,1 juta berdasarkan kurs saat ini.
 
Perlu dicatat, harga tersebut merupakan harga resmi sebelum potongan promo penjualan perdana yang diberikan Xiaomi di pasar Tiongkok.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Diduga Dipicu Status WhatsApp, Pria di Surabaya Pukul Temannya Pakai Besi
• 18 jam lalu
0
thumb
POJK Demutualisasi BEI Ditargetkan Rampung September 2026
• 17 jam lalu
0
thumb
Kata-kata Presiden Prancis Usai Mbappe Cs Dipulangkan Spanyol dari Pildun
• 7 jam lalu
0
thumb
Polisi Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
• 3 jam lalu
0
thumb
Kader Demokrat Aceh Kirim Surat Terbuka ke AHY, Ungkap Dugaan Intervensi Menjelang Musda
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.