Kabel Semrawut dan Trotoar Rusak di Flyover Caman Bekasi, Persoalan Lama yang Belum Tuntas

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Kabel semrawut dan trotoar rusak di sepanjang trotoar Flyover Caman Raya, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, persoalan lama yang belum tuntas.

Kondisi tersebut mempersempit ruang pejalan kaki hingga memaksa warga turun ke badan jalan yang dipadati kendaraan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, pedestrian tersebut tidak hanya dipenuhi kabel, tetapi permukaannya juga rusak dan pecah di sejumlah titik sehingga menyulitkan pejalan kaki, termasuk pengguna Stasiun LRT Cikunir yang berada tepat di samping flyover.

Pejalan Kaki Terpaksa Bertaruh Keselamatan

Frida Rusdiana (59), pedagang kopi keliling yang telah lama berjualan di kawasan tersebut, mengaku kondisi trotoar membuat aktivitasnya terganggu.

Kabel-kabel yang melintang kerap membuat dirinya tersandung, terutama saat membawa barang dagangan.

“Sekarang jalannya jadi susah kalau lewat trotoar. Saya sering kesandung kabel, kadang juga kaki atau barang yang saya bawa tersangkut kabel, jadi kurang nyaman,” ujar Frida saat ditemui di lokasi, Selasa (14/7/2026).

Baca juga: “Saya Takut Tersandung, Ini Membahayakan Lansia Keluhkan Kabel Semrawut di Trotoar Bekasi

Menurut Frida, demi menghindari kabel yang semrawut, ia kerap memilih berjalan di badan jalan.

KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Seorang pejalan kaki saat melintas di samping trotoar Flyover Caman Raya, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa (14/7/2026).

Namun, pilihan itu justru membuatnya harus berhadapan dengan lalu lintas kendaraan yang padat.

“Padahal di bawah banyak mobil dan motor yang lewat. Tapi pas mau naik lagi ke trotoar, kaki saya malah tersangkut kabel,” katanya.

Ia mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung sejak sebelum pandemi Covid-19.

Selain membahayakan, keberadaan kabel juga menimbulkan kekhawatiran karena warga tidak mengetahui apakah masih dialiri listrik atau tidak.

“Takutnya kan kabel itu ada aliran listriknya. Saya kan enggak tahu, ya. Jadi merasa enggak nyaman,” ucap Frida.

Baca juga: Penanganan Kabel Semrawut di Flyover Caman Bekasi Ditargetkan Rampung Sebulan

Frida mengaku pernah menyaksikan pejalan kaki terjatuh akibat tersandung kabel.

Bahkan, ia sendiri juga pernah mengalami kejadian serupa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Harapan saya kabel-kabel ini dirapikan supaya terlihat lebih baik, pejalan kaki lebih nyaman, dan orang yang turun dari halte LRT bisa berjalan dengan aman,” ujarnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan
• 17 jam lalu
0
thumb
Peneror Bom di SD Jaksel Terlilit Pinjol hingga Bank Keliling
• 11 jam lalu
0
thumb
KPK Respons Positif 9 Penyidik Kasus Febrie Adriansyah
• 2 jam lalu
0
thumb
Trump Ancam Hancurkan Seluruh Pembangkit Listrik Jika Iran Tak Menyerah
• 18 jam lalu
0
thumb
Eks Intelijen: Operasi Polri Sentuh Febrie Adriansyah Didukung Kekuasaan Tinggi
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.