Jakarta: Pembalap Moto2 asal Indonesia, Mario Aji, mengungkapkan bahwa proses pemulihan cedera tulang belakang yang dialaminya kini telah mencapai 80 hingga 90 persen. Capaian ini menjadi angin segar bagi pembalap berjuluk Super Mario tersebut setelah sempat absen dalam beberapa seri akibat kecelakaan fatal.
"Untuk sekarang mungkin porsi latihan belum bisa seberat seperti normal, tapi bisa membalap di Moto2 Jerman sebelum jeda musim panas itu cukup bersyukur. Mario dapat merasakan lagi berkendara pakai motor sebelum jeda musim panas. Jadi setelah balapan kemarin mungkin ada gambaran atau target yang bisa kami pasang di Moto2 Inggris di Silverstone," ujar Mario Aji kepada ANTARA di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.
Baca Juga :
Mario Aji Targetkan Tampil Lebih Kompetitif Usai Jeda Moto2Sebelumnya, Mario harus berkutat dengan cedera fraktur servikal pada tulang belakang C6 dan C7 akibat kecelakaan hebat di Sirkuit Jerez, Spanyol. Cedera serius tersebut idealnya membutuhkan waktu pemulihan intensif selama 8 hingga 12 minggu agar bisa kembali balapan.
Namun, demi mengembalikan insting balapnya, pembalap asal Magetan ini bersikeras untuk turun di Moto2 Jerman akhir pekan lalu, meskipun tim medis awalnya belum memberikan lampu hijau karena masa pemulihan belum genap 12 minggu.
"Jadi Mario bilang ke dokter kalau ingin kembali sebelum jeda musim panas untuk mendapatkan perasaan kembali berkendara di Jerman. Alhamdulilah kami mendapatkan lampu hijau setelah itu," kenang Mario mengenai perjuangannya mendapatkan izin medis.
Baca Juga :
Veda Ega Ogah Terbebani Target Gelar Rookie of The YearMemasuki jeda kompetisi paruh musim selama tiga pekan ke depan, Mario menegaskan akan fokus penuh pada program penguatan fisik demi meraih kebugaran total 100 persen saat mengaspal di Sirkuit Silverstone, Inggris, Agustus mendatang.
Sebagai bagian dari persiapan, ia juga dijadwalkan melakoni sesi latihan mandiri di Sirkuit Internasional Mandalika sekaligus menyongsong seri Moto2 Indonesia pada Oktober 2026.





Komentar (0)