HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Pertemuan hangat antara mantan CEO PSM Makassar yang kini menjabat sebagai Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan mantan pelatih PSM, Coach Darije Kalezic, menjadi momentum penting dalam membangkitkan optimisme kejayaan klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu menjelang kompetisi musim 2026/2027.
Coach Darije Kalezic menegaskan bahwa kecintaannya terhadap PSM Makassar dan seluruh suporternya sangat mendalam. Ia mengaku selalu merindukan Makassar dan atmosfer luar biasa yang dirasakan saat pertama kali menangani Pasukan Ramang delapan tahun lalu.
“PSM Makassar dan seluruh suporternya memiliki tempat yang sangat spesial di hati saya. Karena beliau (pak Munafri) dan semua orang baik lainnya di PSM, saya kembali ke Makassar,” katanya saat ditemui di Makassar.
“Tetapi saya juga kembali karena kalian semua, para suporter PSM Makassar,” tambahnya.
Munafri Arifuddin, yang pernah memberikan kepercayaan kepada Darije untuk memimpin tim, menegaskan bahwa PSM bukan sekadar klub sepak bola, melainkan identitas dan kebanggaan masyarakat Makassar serta Sulawesi Selatan. Ia menilai bahwa mengembalikan kejayaan Juku Eja membutuhkan kebersamaan seluruh elemen, mulai dari manajemen, pelatih, pemain, pemerintah, hingga dukungan penuh para suporter yang dikenal sebagai salah satu basis pendukung paling loyal di Indonesia.
“PSM adalah kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan. Semangat yang dibawa Coach Darije menjadi motivasi bagi kita semua bahwa PSM memiliki sejarah besar dan harus terus diperjuangkan agar kembali berada di level terbaiknya,” jelas Munafri.
Masa Depan PSMPertemuan ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga simbol eratnya hubungan kekeluargaan yang tetap terjalin di lingkungan PSM Makassar. Meski Munafri tidak lagi berada dalam struktur klub, ia menunjukkan kepedulian dan kecintaan yang sama terhadap perkembangan Juku Eja.
“Semoga kembalinya Coach Darije menjadi awal yang lebih baik bagi PSM Makassar untuk kembali bersinar, meraih prestasi, dan membawa kebanggaan bagi seluruh masyarakat Makassar. Ewako PSM,” pungkas Munafri.
Pengalaman, dedikasi, dan kecintaan Darije terhadap Juku Eja diyakini mampu membangkitkan optimisme seluruh keluarga besar PSM untuk kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia dan melanjutkan tradisi sebagai salah satu klub paling bersejarah di Tanah Air. (*)






Komentar (0)