VIVA – Pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali terus berjalan sebagai bagian dari persiapan menghadapi ASEAN Championship 2026. Meski secara umum puas dengan perkembangan tim, pelatih John Herdman mengaku menyimpan sedikit kekecewaan.
Penyebabnya, sejumlah klub luar negeri memilih tidak melepas pemain mereka untuk bergabung bersama skuad Garuda, padahal turnamen tersebut berlangsung di luar kalender resmi FIFA.
Herdman sebelumnya memanggil 50 pemain untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia. Program TC dibagi ke dalam dua tahap sebelum nantinya dipilih 23 pemain terbaik yang akan didaftarkan tampil di ASEAN Championship 2026.
Mayoritas pemain yang dipanggil berasal dari Super League. Sebanyak 45 pemain datang dari kompetisi domestik, sementara hanya lima pemain yang berkarier di luar negeri.
Kelima pemain tersebut adalah Justin Hubner, Marselino Ferdinan, Mathew Baker, Tim Geypens, dan Mitchell Baker. Namun, tidak semua pemain diaspora maupun pemain yang berkarier di luar negeri bisa memenuhi panggilan Timnas Indonesia.
Herdman mengungkapkan beberapa klub memilih mempertahankan pemainnya selama masa pramusim sehingga tidak memberikan izin untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
"Saya sedikit kecewa karena beberapa klub luar negeri tidak bersedia melepas pemain mereka. Padahal mereka masih berada dalam masa pramusim," ujar Herdman.
Menurut pelatih asal Inggris itu, masa pramusim seharusnya menjadi kesempatan yang baik bagi pemain untuk membela tim nasional sebelum kembali fokus bersama klub masing-masing.
Meski demikian, Herdman tetap mengapresiasi klub-klub yang bersedia melepas pemainnya untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali.
Ia juga menyebut ada beberapa pemain yang saat ini sedang mencari klub baru sehingga memiliki kesempatan mengikuti seluruh rangkaian latihan bersama Timnas Indonesia.
Salah satu pemain yang dipastikan gagal bergabung adalah Luke Vickery. Striker muda yang masuk dalam proses naturalisasi itu tidak mendapat izin dari klubnya, Macarthur FC, sehingga batal mengikuti TC Timnas Indonesia.
Herdman menyayangkan kondisi tersebut karena menurutnya ASEAN Championship 2026 bisa menjadi ajang penting bagi perkembangan pemain muda seperti Luke.
"Ini merupakan kesempatan besar bagi pemain seperti Luke Vickery. Turnamen ini bisa menjadi pengalaman yang sangat baik untuknya, tetapi sayangnya klubnya tidak mengizinkan dia bergabung," kata Herdman.






Komentar (0)