EtIndonesia.com Setelah jebolnya Bendungan Liulan di Kota Hengzhou, Daerah Otonom Guangxi, Tiongkok yang juga menghancurkan sebuah penangkaran ular, beredar kabar di internet bahwa “bertonton-ton ular berbisa berhasil lolos.” Awalnya pihak berwenang Tiongkok membantah kabar tersebut, namun kemudian mengakui bahwa sekitar 900 ekor ular telah lepas. Meski demikian, sejumlah video yang beredar memperlihatkan banyak ular masih berkeliaran di berbagai lokasi setelah banjir surut.
Banyak ular masih terlihat setelah banjir surutPada 11 Juli, banjir di berbagai wilayah Hengzhou mulai berangsur surut. Namun banyak warga terdampak masih belum berani kembali ke rumah.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan:
- beberapa ekor ular kobra masih bergerak di lumpur di area persawahan;
- di lokasi lain, di genangan air dangkal di samping sebuah bangunan, tampak banyak kepala ular muncul ke permukaan air.
各位,广西洪灾退去后,看到吓人的一幕,这不是鱼——而是数百条蛇把头伸出水面,在广西(中国)被淹的区域里乱爬乱窜,这些蛇大部分都是有毒的眼镜王蛇、水蛇、银环蛇都是致命的。 pic.twitter.com/Z3qb450Dxq
— 康余Kang Yu (@KangYu8964) July 11, 2026 Warga mengaku menemukan ular berbisa di rumahBerdasarkan video-video yang sebelumnya beredar, warga terdampak banjir mengaku menemukan berbagai ular berbisa, antara lain:
- King Cobra (ular kobra raja);
- Banded Krait (ular welang/ular belang);
yang dikenal sebagai spesies dengan bisa sangat berbahaya.
Video lain juga memperlihatkan saat peternakan ular diterjang banjir, dengan ribuan ular terseret arus banjir.
Ular-ular tersebut kemudian menyebar mengikuti aliran banjir hingga memasuki berbagai kawasan permukiman, bahkan ditemukan di dalam rumah-rumah warga.
Awalnya dibantah, kemudian diakuiKetika kabar mengenai rusaknya penangkaran ular pertama kali muncul, media pemerintah daerah sempat membantahnya.
Mereka bahkan menyatakan bahwa objek yang direkam warga di tengah banjir dan disebut sebagai kepala ular sebenarnya adalah “kepala burung unta.”
Namun kemudian media pemerintah mengakui bahwa memang ada ular berbisa yang lolos, meskipun menyatakan jumlahnya “hanya sekitar 900 ekor.”
重磅消息:廣西南寧橫州市的六藍水庫於2026年7月6日上午發生潰壩,壩體被沖開兩處約50公尺寬的缺口。洪水傾瀉導致周邊村莊迅速被淹,造成至少26人死亡、7人失聯、900條蛇從農場逃逸,當局警告民眾毒蛇包括眼鏡蛇已洩漏至週邊地區。 pic.twitter.com/4Xw6HAgs7L
— Tian Di News (@Zhenyan2014) July 11, 2026 Tim penangkap ular: Sudah menangkap dua hingga tiga ribu ekorNamun, pada 9 Juli, seorang anggota tim penangkap ular swasta di Hengzhou bermarga Zhu mengatakan kepada media Tiongkok bahwa tim yang terdiri dari 7 hingga 8 orang telah bekerja selama dua hari berturut-turut.
Menurutnya, mereka telah berhasil menangkap sekitar 2.000 hingga 3.000 ekor ular.
Sumber : NTDTV.com






Komentar (0)