Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Belajar Merakit Bom dari Internet

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Belajar Merakit Bom dari InternetNasional | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 17:27

JAKARTA, iNews.id – Densus 88 Antiteror Polri mengungkap hasil penyelidikan awal terkait ledakan bom rakitan yang terjadi di MAN 3 Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (14/7/2026). Insiden tersebut terjadi pukul 11.30 WIB.

Dalam kasus tersebut, polisi telah menangkap seorang pelajar berinisial R (17) yang diduga sebagai pelaku. Berdasarkan pemeriksaan awal, remaja tersebut mengaku mempelajari cara merakit bahan peledak melalui internet.

Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan, pengakuan tersebut masih didalami oleh penyidik untuk memastikan motif dan rangkaian peristiwa yang sebenarnya.

"Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh TIM Penyelidik," kata Kombes Mayndra.

Selain belajar secara daring, terduga pelaku juga mengaku mengikuti sejumlah grup di internet yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan itu masih dalam tahap verifikasi oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga:Purworejo jadi Daerah Terlama Tanpa Hujan di Jawa Tengah, Ini Imbauan BMKG

"Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," ucapnya.

Berdasarkan keterangan awal, perangkat yang diduga sebagai bom rakitan disebut dirakit sendiri oleh pelaku di rumah menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ledakan tersebut. Seluruh barang bukti yang berkaitan dengan kejadian telah diamankan oleh kepolisian untuk kepentingan penyelidikan.

Saat ini, Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti guna mengungkap secara utuh motif dan proses pembuatan bom rakitan tersebut.

#sumbar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mengunjungi jam uap ikonik di kawasan Gastown Vancouver, Kanada
• 7 jam lalu
0
thumb
Trump Resmi Beri Tahu Kongres AS soal Perang Iran Berlanjut
• 6 jam lalu
0
thumb
Nyalip di Jalur Berlawanan, CRV dan Motor di Bondowoso Terjun ke Jurang, 1 Tewas
• 16 jam lalu
0
thumb
Said Iqbal: BPJS Ketenagakerjaan Beri Sinyal Setujui Usulan Pajak JHT 0%
• 4 jam lalu
0
thumb
PLN Buka Suara Soal Rencana Ekspor Listrik RI ke Singapura
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.