Trump Resmi Beri Tahu Kongres AS soal Perang Iran Berlanjut

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres AS bahwa Pentagon telah melanjutkan serangan terhadap Iran.

Dalam surat kepada Kongres pada 10 Juli, Trump mengatakan serangan dimulai pada 7 Juli dan merupakan "tindakan militer yang konsisten dengan tanggung jawab saya untuk melindungi warga Amerika dan kepentingan Amerika Serikat, baik di dalam maupun luar negeri", demikian laporan media-media AS, CBS dan Politico.

Dilansir Al-Jazeera, Selasa (14/7/2026), surat tersebut menggambarkan serangan terbaru AS sebagai "terbatas, terukur, direncanakan, dan dilaksanakan dengan cara yang dirancang untuk meminimalkan korban sipil".

Berdasarkan Resolusi Kekuatan Perang 1973, presiden harus melapor kepada Kongres dalam waktu 48 jam setelah memulai tindakan militer apa pun. Undang-undang tersebut juga menyatakan bahwa tindakan militer apa pun yang dimulai tanpa persetujuan Kongres harus diakhiri dalam waktu 60 hari.

Baca juga: Presiden Brasil Kritik Tarif 20% Trump di Hormuz: Pembajakan!

AS mulai menyerang Iran pada 28 Februari lalu, dan kedua pihak sepakat untuk gencatan senjata pada bulan April. Namun, serangan balasan terus berlanjut, dengan AS memblokade pelabuhan Iran.

Batas waktu 60 hari pertama berdasarkan Resolusi Kekuatan Perang adalah pada tanggal 1 Mei, tetapi Trump tidak meminta persetujuan Kongres. Alasannya, resolusi tersebut tidak berlaku karena adanya gencatan senjata.

Kongres kemudian mengesahkan Resolusi Kekuatan Perang yang memerintahkan Trump untuk menarik pasukan AS dari permusuhan dengan Iran.

Baca juga: Iran Ejek Tarif Trump di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Tinggi!




(ita/ita)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Video Mobil Parkir Otomatis, Diduga Uji Teknologi SIVP
• 5 jam lalu
0
thumb
Bikin Kaget! Polisi Sebut WN Australia yang Tewas di Tahanan Imigrasi Bali Diduga Bunuh Diri, Padahal Awalnya Disebut Serangan Jantung
• 20 jam lalu
0
thumb
Pengacara Sebut Santri yang Dibakar di Lombok Pernah Dibully Anak Pemilik Ponpes
• 19 jam lalu
0
thumb
Hari Pertama Sekolah, Dishub DKI Operasikan 235 Bus Sekolah Gratis
• 20 jam lalu
0
thumb
Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga Mempertanyakannya
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.