Hal ini juga penting untuk dilakukan mengingat jika dibiarkan bisa menjadi kerusakan tingkat lanjut yang kemungkinan membutuhkan biaya yang lebih banyak lagi. Sehingga perlu dilakukan perbaikan sedini mungkin.
Penyebab Mobil Menjadi Boros BBM
1. Filter Udara Kotor
Filter udara yang tersumbat membuat pasokan udara ke mesin berkurang. Campuran bahan bakar menjadi terlalu kaya (rich), sehingga bensin yang masuk lebih banyak dari yang dibutuhkan.
2. Tekanan Angin Ban Tidak Sesuai
Ban kurang angin membuat mobil lebih berat untuk melaju. Efeknya, mesin bekerja lebih keras dan konsumsi BBM meningkat 5–15%. Baca Juga:
Harga Sewa Baterai Motor Listrik VinFast Evo
3. Injektor Mulai Kotor
Injektor yang tersumbat tidak bisa menyemprotkan bahan bakar dengan presisi. Pembakaran tidak sempurna, tenaga drop, tetapi bensin yang terbuang lebih banyak.
4. Busi dan Koil Melemah
Busi yang lemah membuat pengapian tidak maksimal. BBM terbakar tidak sempurna dan sisa bahan bakar terbuang tanpa menghasilkan tenaga.
5. Throttle Body dan MAF Sensor Kotor
Kedua komponen ini sangat berperan dalam pengaturan udara. Jika kotor, ECU salah membaca jumlah udara dan membuat konsumsi bensin meningkat.
6. Oli Mesin Terlalu Kental atau Sudah Kotor
Oli yang sudah tua menyebabkan gesekan antar komponen meningkat. Mesin menjadi berat dan butuh lebih banyak bahan bakar. Oli sebaiknya diganti setiap 3–6 bulan, meskipun kilometer belum tercapai. Karena kualitas oli akan menurun seiring waktu, bukan hanya jarak tempuh.
7. Gaya Mengemudi Agresif
Akselerasi mendadak, sering menginjak gas dalam, atau stop-and-go ekstrem membuat konsumsi BBM meningkat drastis.
8. Rem Seret atau Ban Tidak Sejajar
Kaliper macet, kampas rem menempel, atau spooring tidak presisi membuat mobil berat melaju sehingga boros BBM.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)






Komentar (0)