Kemendag dan Kadin Siapkan Buku ‘We Buy From Indonesia’, Jurus Baru Genjot Ekspor

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyiapkan strategi baru untuk memperluas pasar ekspor nasional melalui buku We Buy From Indonesia.

Publikasi yang memuat potensi industri dan produk nasional itu akan menjadi amunisi promosi Indonesia di hadapan pembeli dan investor global.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan, buku tersebut akan menjadi referensi utama bagi perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri dalam memasarkan produk nasional sekaligus menarik investasi.

“Jadi hari ini beliau (Anindya) memberikan buku Pak ya, yang nanti akan dilaunching nanti akan kita kasih tahu tanggalnya. Bukunya judulnya ‘We Buy From Indonesia’. Jadi buku ini sangat bagus untuk mendukung ekspor kita,” jelas dia, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Menurut Budi, buku tersebut memuat berbagai produk yang diproduksi di Indonesia, baik berasal dari investasi asing maupun investasi dalam negeri. Dengan demikian, publikasi itu diharapkan menjadi panduan komprehensif dalam memperluas akses pasar ekspor Indonesia.

“Jadi semua produk yang diproduksi di Indonesia, apakah itu dalam rangka investasi asing maupun investasi dalam negeri, semua ada di buku itu,” tutur dia.

Budi menjelaskan, buku tersebut akan dibagikan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), Atase Perdagangan, hingga Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) sebagai materi promosi kepada calon pembeli dan investor dari berbagai negara.

“Jadi ini bisa menjadi pedoman buat kita ketika kita mau meningkatkan ekspor kita. Ya, jadi nanti kita juga akan memberikan bekal kepada perwakilan kita, ke KBRI, Atase Perdagangan, dan juga ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) untuk menambah wawasan mereka dan untuk mensosialisasikan kepada calon-calon buyer dan calon investor untuk datang ke Indonesia,” tegasnya.

Ia menilai masih banyak pelaku usaha internasional yang belum mengenal secara utuh potensi industri dan investasi Indonesia. Karena itu, promosi yang lebih terstruktur dinilai menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya tarik Indonesia di pasar global.

“Mungkin dari mereka juga belum mengenal banyak Pak ya tentang Indonesia, potensi Indonesia, investasi di Indonesia itu apa saja,” ungkap Budi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dirut Bulog pastikan kesiapan salurkan bantuan pangan Juli-September
• 18 jam lalu
0
thumb
Perselingkuhan Digital: Bentuk Baru Konflik Rumah Tangga di Era Teknologi
• 8 jam lalu
0
thumb
Eks Menag Yaqut Siap Buka-bukaan di Persidangan
• 2 jam lalu
0
thumb
Sensus Ekonomi 2026, Gubernur DKI Minta Warga Isi Data Jujur
• 13 jam lalu
0
thumb
Makassar Jadi Tuan Rumah Local Fest 2026, Targetkan 15 Ribu Pengunjung dan Dongkrak Ekonomi Kreatif
• 54 menit lalu
0
Berhasil disimpan.