Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama menilai Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sebagai sosok pemimpin langka yang sulit ditemukan kembali di masa depan.
Menurutnya, Jokowi adalah figur yang fleksibel: bisa diajak serius dalam urusan kenegaraan, namun juga mampu bercanda sehingga terasa dekat dengan rakyat.
"Kita mati dan hidup sekali lagi, belum tentu nemu Presiden seperti Pak Jokowi. Diajak serius oke, diajak becanda bisa," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (14/7).
Gaya kepemimpinan Jokowi selama dua periode (2014–2024) kerap disebut para pakar komunikasi politik sebagai populis, humanis, dan adaptif.
Baca Juga: Gawat! Jika Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Jokowi Bisa Lolos Tanpa Buka Ijazah
Dalam forum resmi, Jokowi dikenal tegas dengan slogan “Kerja, Kerja, Kerja” serta tak segan mencopot pejabat bila target pelayanan publik tidak tercapai.
Di sisi lain, Jokowi juga menunjukkan sisi cair dan humoris lewat blusukan. Ia sering mengundang warga ke panggung untuk menjawab kuis sederhana tentang nama ikan, suku, atau pulau dengan hadiah sepeda. Momen ini kerap diwarnai tawa spontan yang memperlihatkan kedekatannya dengan rakyat.






Komentar (0)