Istri Temon menangis iringi proses pemakaman suaminya menjadi berita populer di hari Senin (13/7).
Selain itu, Wai Cing Ho, pemeran Madame Gao meninggal dunia juga menjadi sorotan.
Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
Tangis Istri Temon Iringi Pemakaman sang Suami: Selamat Jalan SayangKepergian komedian senior Temon Templar alias Simson Rarameha Ngadang masih menyisakan duka mendalam. Pada Senin (13/7), prosesi pemakaman Temon di TPU Tanah Kusir berlangsung haru biru. Tak hanya pelayat, sang istri, Mae, tak kuasa menahan tangis saat peti jenazah mulai dimasukkan ke liang lahat. "Selamat jalan sayang, sampai kita ketemu lagi. I know you sayang," lirih Mae seraya menaburkan bunga.
Meskipun diselimuti kesedihan, prosesi pemakaman rekan Abdel Achrian ini tetap berjalan khidmat. Setelah tanah merah menutupi liang lahat, doa-doa tak henti dipanjatkan, mengiringi kepergian Temon yang berpulang di usia 60 tahun. Sebelumnya, Temon sempat mengeluh sakit dan dirawat di RSUD Mampang Prapatan sebelum mengembuskan napas terakhir.
Kenangan Mongol soal Temon: Sosok Rendah Hati yang Tak Pernah Merasa SeniorDuka atas kepergian komedian Temon Templar turut dirasakan oleh rekan-rekannya, termasuk komika Mongol. Di mata Mongol, almarhum Simon Rarameha Ngadang adalah sosok yang sangat rendah hati dan tak pernah merasa lebih senior dari yang lain. Mongol mengenang bagaimana Temon kerap mengajaknya berbagi ilmu, terutama soal penguasaan panggung di dunia stand up.
Temon juga dikenal sebagai sosok yang sangat suportif terhadap perkembangan karier teman-temannya. Mongol tak bisa melupakan momen saat Temon jadi orang pertama yang memberikan selamat ketika ia berhasil menembus dunia seni peran. "Beliau adalah sosok abang yang bener-bener abang, mentor, sahabat yang bener-bener tidak merasa dia lebih unggul," tutur Mongol. Ia berharap segala ilmu yang pernah dibagikan almarhum menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Wai Ching Ho, Pemeran Madame Gao, Meninggal Dunia pada Usia 83 TahunKabar duka kembali menyelimuti jagat hiburan internasional. Aktris senior Wai Ching Ho, yang dikenal luas sebagai pemeran Madame Gao di Marvel Cinematic Universe (MCU), telah meninggal dunia di usia 83 tahun. Dilansir Variety, Ho berpulang pada 10 Juli lalu akibat stroke. Kepergiannya dikonfirmasi oleh perwakilannya yang menyampaikan pernyataan dari pihak keluarga, mengucapkan terima kasih atas limpahan cinta dan dukungan.
Wai Ching Ho bukan hanya ikon di serial Daredevil, Iron Fist, dan The Defenders, tetapi juga menyumbangkan suaranya untuk karakter Grandma Wu di film animasi Pixar, Turning Red. Aktor Perry Yung, lawan mainnya di Daredevil Peter Shinkoda, dan banyak rekan artis lain turut menyampaikan belasungkawa, mengenang Ho sebagai pribadi yang baik hati, penuh kasih, dan seniman luar biasa yang kehadirannya selalu mengangkat kualitas setiap produksi.
Film 402 Rumah Sakit Angker Korea, Karya Tergila Anggy UmbaraSiap-siap uji nyali! Film horor terbaru, 402 Rumah Sakit Angker Korea, kini telah tayang di bioskop, siap bikin bulu kuduk berdiri. Disutradarai oleh Anggy Umbara, film produksi MD Pictures dan Umbara Brothers Films ini merupakan adaptasi dari film horor Korea legendaris, Gonjiam: Haunted Asylum. Anggy Umbara sukses menggabungkan elemen mistis dengan ritual lokal jelangkung, plus rahasia kelam antar karakter yang siap jadi kejutan mencekam.
Anggy Umbara sendiri menyebut 402 Rumah Sakit Angker Korea sebagai karya tergila sepanjang kariernya. Demi menyajikan atmosfer mistis yang otentik, Anggy bahkan merancang rig kamera seberat 5 kilogram yang harus dipanggul langsung oleh para aktor di lokasi terbengkalai. Sutradara Kimo Stamboel dan aktris Dinda Kanya Dewi pun kompak memuji film ini dengan banyak momen kamcagiya (kaget) yang mencekam, menandakan bahwa film yang dibintangi Arbani Yasiz dan kawan-kawan ini wajib banget ditonton buat pencinta horor.
Author Buku Gambar "Kiki's Delivery Service", Akiko Hayashi, Meninggal DuniaDunia literasi anak dan animasi kembali berduka. Akiko Hayashi, penulis sekaligus ilustrator buku cerita bergambar ikonik "Kiki's Delivery Service", meninggal dunia di usia 81 tahun. Menurut The Mainichi, Hayashi mengembuskan napas terakhirnya setelah dirawat di rumah sakit karena pneumonia. Karya-karyanya, seperti "Miki's First Errand" dan "Good Evening Mr. Moon", telah meninggalkan jejak mendalam di hati banyak pembaca.
Hayashi memulai kiprahnya dengan buku "Kamihikoki" dan kemudian berkolaborasi dalam adaptasi novel Eiko Kadono untuk "Kiki's Delivery Service", yang kemudian diangkat menjadi film animasi oleh maestro Hayao Miyazaki di Studio Ghibli. Ilustrasinya yang mampu menggambarkan ekspresi anak dengan begitu jelas, membuat karya-karyanya menjadi buku terlaris yang dicetak hingga lebih dari 20 juta eksemplar, mengukuhkan warisan Akiko Hayashi sebagai legenda di dunia buku anak.






Komentar (0)