Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 15 Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, yang semula penuh ceria berubah kepanikan. Seseorang mengirimkan pesan ancaman bom di hari pertama sekolah usai libur panjang.
Pesan baru diketahui seorang guru kelas satu dan petugas TU pukul 08.00 WIB. Sebab sebelumnya, semua guru, petugas dan murid mengikuti upacara pembukaan kegiatan MPLS. Gara-gara ancaman bom tersebut, seketika suasana mencekam.
Advertisement
"Awalnya pagi itu, belum ada apa-apa ya, saya nganterin anak saya yang kedua tuh sampai gerbang sekolah. Pukul 07.30 WIB katanya ada teror bom, nah disitu langsung panik," kata Alfie, salah satu orang tua murid mengingat momen menegangkan tersebut.
Saat kejadian, beberapa orang tua masih menunggu di sekolah. Mereka ikut ketakutan. Cemas akan keselamatan buah hati tercinta.





Komentar (0)