Daop 2 Bandung Desak Polisi Tangkap Pemotor Keroyok Penjaga Pelintasan di Garut

rctiplus.com
9 jam lalu
Cover Berita
Daop 2 Bandung Desak Polisi Tangkap Pemotor Keroyok Penjaga Pelintasan di GarutNasional | inews | Selasa, 14 Juli 2026 - 02:38Dengarkan Berita

GARUT, iNews.id – PT KAI Daop 2 Bandung mendesak polisi segera menangkap pengendara sepeda motor yang mengeroyok penjaga pelintasan kereta api (KA) di Kabupaten Garut. 

Korban dikeroyok setelah menegur seorang pengendara sepeda motor yang nekat menerobos palang pintu perlintasan yang sudah tertutup.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menegaskan, keselamatan di pelintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Petugas hadir di lapangan demi memastikan perjalanan kereta api berlangsung selamat sekaligus melindungi pengguna jalan dari potensi kecelakaan maut.

"Kami tidak menoleransi tindakan anarkistis terhadap pegawai kami yang sedang bertugas. Saat ini KAI Daop 2 Bandung telah berkoordinasi erat dengan aparat kepolisian setempat untuk mengejar dan memproses para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar Kuswardojo saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

Kuswardojo menambahkan, pihak manajemen KAI juga memastikan akan memberikan perlindungan serta pendampingan hukum dan medis secara penuh kepada petugas yang menjadi korban. 

Baca Juga:Parah! 2 Lurah di Kendari Pesta Miras dan Open BO di Kantor Kelurahan

Berdasarkan data yang dihimpun, insiden memilukan ini terjadi di pelintasan sebidang JPL 227 Leuwigoong KM 210+8 petak jalan Karangsari-Cibatu, Kabupaten Garut, Minggu (12/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa bermula saat petugas JPL 227 sedang menjalankan standard operasional untuk menutup pintu perlintasan. Penutupan tersebut dilakukan karena amanat perjalanan KA Serayu akan segera melintas di jalur tersebut. Namun, saat palang besi sudah tertutup rapat, seorang pemotor justru nekat menerobos masuk.

Melihat tindakan konyol yang membahayakan keselamatan nyawa tersebut, petugas langsung memberikan teguran keras. Bukannya sadar, teguran itu justru direspons dengan tindakan arogan oleh pelaku.

Tak berselang lama, pemotor tersebut kembali mendatangi Pos JPL 227 bersama tiga orang temannya. Tanpa basa-basi, keempat pria tersebut langsung mengeroyok petugas yang sedang berdinas, sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat pengeroyokan tak seimbang tersebut, petugas penjaga perlintasan JPL 227 Leuwigoong mengalami luka lebam serius di bagian wajah serta luka gores di tangan.

#jabar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Melalui Pemberdayaan BRI, Suhita Lebah Indonesia Berhasil Mengembangkan Usaha Madu Berkelanjutan Berbasis Komunitas
• 18 jam lalu
0
thumb
Istana Presiden belum terima usulan Jampidsus pengganti Febrie
• 17 jam lalu
0
thumb
Strategi BCA (BBCA) Jaga Likuiditas di Tengah Perubahan Arah Dana Bank
• 19 jam lalu
0
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Besok Selasa 14 Juli 2026: Siklon Tropis Haishen Aktif, Papua Siaga Hujan Lebat
• 20 jam lalu
0
thumb
Ditegur karena Terobos Perlintasan Kereta di Garut, 4 Orang Malah Keroyok Penjaga Pintu
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.