Strategi BCA (BBCA) Jaga Likuiditas di Tengah Perubahan Arah Dana Bank

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Perubahan komposisi aset perbankan di tengah dinamika likuiditas mendorong bank untuk menyesuaikan strategi pengelolaan dana. 

Salah satunya, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) atau BCA memilih menjaga keseimbangan antara penempatan dana pada surat berharga dan ekspansi kredit sebagai bagian dari strategi likuiditas perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan Mei 2026, BCA mencatat penempatan dana pada instrumen surat berharga secara bank only mencapai Rp433 triliun. 

Adapun, portofolio tersebut didominasi oleh obligasi pemerintah, diikuti instrumen lain seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan surat berharga lainnya.

Di sisi lain, fungsi intermediasi tetap menjadi prioritas perseroan. Hingga Mei 2026, kredit BCA secara bank only tercatat tumbuh sehat dengan nilai mencapai Rp969 triliun.

“Pada prinsipnya, fungsi utama lembaga perbankan adalah sebagai sarana intermediasi ekonomi dalam artian penyaluran kredit,” kata Hera Haryn, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, dalam keterangannya kepada Bisnis, Senin (13/7/2026). 

Baca Juga

  • Saham BBCA, BBRI, BRPT, hingga ADRO Dorong Penguatan LQ45 dan IHSG
  • Mengintip Data Terbaru Kepemilikan Saham BBCA Anthoni Salim

Menurut BCA, penempatan pada surat berharga merupakan bagian dari strategi pengelolaan likuiditas perusahaan, sekaligus bentuk dukungan terhadap perekonomian nasional. 

Perusahaan menyebut langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kecukupan likuiditas tetap terjaga di tengah kebutuhan ekspansi kredit yang berkelanjutan.

“BCA senantiasa menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas dengan ekspansi kredit yang sehat,” ujarnya.

Hera menegaskan bahwa BCA tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola likuiditas dengan mempertimbangkan manajemen risiko. 

Perseroan juga akan terus melihat kondisi pasar dan kebutuhan intermediasi dalam menentukan strategi penempatan dana ke depan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
• 8 jam lalu
0
thumb
Prabowo: Koperasi Alat Orang Miskin, Ibarat Sapu Lidi yang Bersatu Jadi Kekuatan
• 11 jam lalu
0
thumb
Momen Penting, BKKBN Ajak Para Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
• 17 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Matangkan Rencana Seleksi CPNS 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Sopir Angkot yang Viral Merusak Mobil di Bekasi Ditetapkan sebagai Tersangka
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.