JAKARTA, KOMPASTV - Tim Hotman 911 mendesak Komisi III DPR RI meminta Kapolri mengambil alih penanganan kasus tewasnya seorang santri di sebuah pondok pesantren di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Kami mendesak Komisi III DPR RI selaku pengawas tertinggi Polri untuk mengambil tindakan luar biasa. Kami mendapatkan informasi kalau pihak kepolisian sudah mengetahui sejak awal kasus ini, namun tidak dilakukan investigasi," ujar perwakilan dari Tim Hotman 911, Senin (13/7/2026).
Tim Hotman 911 juga endesak pencopotan dan pemeriksaan terhadap Kapolres Lombok Tengah, Kapolsek Batukliang, serta oknum Kementerian Agama Lombok Tengah yang diduga mengarahkan penyelesaian damai.
“Kemudian yang kedua, copot dan periksa dan pidanakan oknum Kapolres Lombok Tengah, Kapolsek Batu Kliang, serta oknum Departemen Agama Lombok Tengah yang telah mengarahkan Ponpes untuk melakukan pemerasan psikologis lewat surat damai di atas darah korban,” katanya.
Ia juga menyesalkan begitu berita ini viral, tidak pernah dilakukan investigasi apa pun sebelumnya.
Padahal keluarga korban mendapatkan informasi bahwa hanya ditemukan tidak ada kesengajaan terjadinya pembakaran.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Aqshal
#santridibakar #poldantb #dpr
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- tim hotman 911
- santri dibakar
- ponpes
- kapolres






Komentar (0)