Bisnis.com, JAKARTA — PT Hutama Karya (Persero) menunjuk Akhmad Syamsuddin sebagai anggota Dewan Komisaris yang baru berdasarkan keputusan para pemegang saham pada 9 Juli 2026.
Plt. Executive Vice President sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (HK) Hamdani mengatakan pengangkatan Akhmad Syamsuddin dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Hutama Karya Nomor 329 Tahun 2026 dan Nomor SK.115/DI-DAM/DO/2026 tertanggal 9 Juli 2026.
"Dalam keputusan tersebut, para pemegang saham menetapkan Akhmad Syamsuddin sebagai Komisaris PT Hutama Karya (Persero)," paparnya dalam keterbukaan informasi, Senin (13/7/2026).
Hamdani menjelaskan perubahan susunan Dewan Komisaris tersebut tidak berdampak langsung terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Menurutnya, Hutama Karya juga akan menindaklanjuti keputusan para pemegang saham tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sampai pertengahan 2026, Hutama Karya mengelola empat proyek jumbo melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Proyek tersebut di antaranya adalah Pelabuhan Anggrek di Gorontalo yang sudah beroperasi dan pengembangan Proving Ground di Jawa Barat.
Baca Juga
- Hutama Karya Hadirkan Pusat Studi Terowongan dan Infrastruktur Bawah Tanah di Sumbar
- Hutama Karya Pastikan Operasional Tol Sumatra Bagian Tengah Tetap Normal di Tengah Blackout
- Hutama Karya Percepat Pengerjaan Jalan Tol Sicincin-Bukittinggi
Selain itu, Hutama Karya juga tengah mengerjakan proyek konstruksi Jalan Trans Papua ruas Jayapura–Wamena melalui badan usaha pelaksana PT Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP).
Berdasarkan catatan Bisnis, hingga saat ini proyek tersebut juga dilaporkan telah menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja lokal untuk berbagai pos pekerjaan sipil dan operasional lapangan.
HMTP menargetkan penyelesaian proyek tetap sesuai lini masa (timeline) guna menghadirkan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar koridor Trans Papua.
Kemudian, Hutama Karya juga tengah menyelesaikan pembangunan Flyover Sitinjau Lauik di Sumatera Barat melalui PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP).






Komentar (0)