AS Bantu 20 Kapal Lewati Selat Hormuz usai Iran Umumkan Penutupan

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) membantu sekitar 20 kapal melintasi Selat Hormuz setelah Iran menyatakan jalur tersebut kembali diutup.

AS Bantu 20 Kapal Lewati Selat Hormuz usai Iran Umumkan Penutupan. (Foto: Tasnim News)

IDXChannel - Amerika Serikat (AS) membantu sekitar 20 kapal melintasi Selat Hormuz setelah Iran menyatakan jalur tersebut kembali diutup.

Dilansir dari Axios pada Senin (13/7/2026), seorang pejabat AS mengatakan bahwa beberapa kapal lainnya melewati jalur itu tanpa berkoordinasi dengan AS.

Baca Juga:
Trump Sebut Selat Hormuz Tetap Buka di Tengah Serangan AS dan Iran

"Dalam 24 jam terakhir, sekitar 20 kapal komersial telah melintasi Selat Hormuz dengan koordinasi militer AS, di samping beberapa kapal yang melintasi tanpa koordinasi AS," kata pejabat AS yang menolak disebut namanya itu.

Perkembangan ini terjadi di tengah peningkatan ketegangan di kawasan tersebut, menyusul berakhirnya perjanjian gencatan senjata antara AS dan Iran. 

Baca Juga:
Harga Minyak Melonjak Lebih dari 3 Persen usai AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan

Washington melancarkan serangan serangan ke Iran selama sepekan terakhir. Teheran membalasnya dengan menyerang sejumlah situs militer AS di kawasan.

AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 60 hari bulan lalu. Kesepakatan tersebut juga mencakup pembukaan Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan dimulainya negosiasi terkait isu nuklir.

Baca Juga:
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Siap-Siap Harga Minyak Dunia Naik Tajam

Namun, Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menyatakan bahwa gencatan senjata telah berakhir. Kedua negara berselisih pendapat soal pembukaan Selat Hormuz

Iran bersikukuh sebagai satu-satunya pihak yang mengelola jalur itu, sementara AS berupaya membuka rute alternatif di Selat Hormuz.

Bentrokan terbaru ini dipicu serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz melalui koridor alternatif yang dibuka AS, alih-alih rute yang ditetapkan Teheran. 

Militer AS menyatakan, serangannya dirancang untuk melemahkan kemampuan Iran untuk mengancam kapal-kapal di Selat Hormuz. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Diskresi DPP: Mampukah Golkar Kembali Menjadi Nomor Satu di Sulawesi Selatan?
• 3 jam lalu
0
thumb
Prabowo: KDKMP Sediakan Kredit Mikro Bunga 8 Persen, Turun dari 22 Persen
• 17 jam lalu
0
thumb
Mathieu van der Poel Rebut Kemenangan Etape Kesembilan Tour de France 2026
• 6 jam lalu
0
thumb
Scaloni Sebut Duel Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 Hanya Laga Sepak Bola
• 9 jam lalu
0
thumb
Stabilitas Makro Buka Peluang Selektif, Deretan Saham Ini Bisa Dilirik
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.