Pantau - Pembalap Alpecin-Premier Tech Mathieu van der Poel menjuarai etape kesembilan Tour de France 2026 setelah menjadi yang tercepat pada finis di Ussel, Prancis, Minggu (12/7), usai menempuh rute sejauh 154,6 kilometer dari Malemort.
Van der Poel Akhiri Etape dengan KemenanganKemenangan tersebut menjadi kemenangan etape ketiga Van der Poel di Tour de France sekaligus memperpanjang catatan Alpecin-Premier Tech yang selalu meraih kemenangan etape pada setiap edisi balapan sejak debut pada 2021.
"Beberapa hari pertama Tour tidak berjalan baik untuk tim kami. Namun kami tetap tenang seperti biasa. Kami memiliki tim yang sangat solid dan terus yakin keadaan akan berbalik. Sangat menyenangkan memasuki hari istirahat pertama dengan sebuah kemenangan," ungkap Van der Poel.
Etape terakhir sebelum hari istirahat pertama berlangsung di wilayah Corrèze dengan lintasan berbukit yang mencakup empat tanjakan berkategori dan total elevasi sekitar 3.000 meter.
Balapan berlangsung agresif sejak awal dengan Lidl-Trek mengendalikan upaya pembentukan breakaway sebelum kelompok terdepan akhirnya terbentuk pada kilometer ke-57 setelah serangan Van der Poel.
Menang Lewat Sprint PenentuanVan der Poel kembali menyerang di tanjakan terakhir Mont Bessou dan hanya Tobias Johannessen, Tom Pidcock, serta Alex Baudin yang mampu mengikutinya hingga memasuki kilometer terakhir.
Pembalap asal Belanda itu kemudian memenangkan sprint penentuan untuk mengungguli Johannessen dan Pidcock di garis finis, sementara Filippo Ganna menjadi pembalap tercepat dari kelompok peloton dengan selisih enam detik.
"Saya merasa jauh lebih baik dibanding beberapa hari pertama. Hari ini akhirnya saya memiliki tenaga untuk benar-benar menyerang," ujarnya.
"Kami menghabiskan banyak energi demi menjaga breakaway tetap bertahan karena peloton terus memberikan tekanan, apalagi kami menghadapi angin dari depan sepanjang hari. Kami benar-benar berjuang dan saya senang bisa menyelesaikannya dengan kemenangan," tambahnya.
Tour de France 2026 akan dilanjutkan setelah hari istirahat dengan etape pegunungan di kawasan Massif Central yang diperkirakan menjadi panggung bagi para spesialis tanjakan dan pembalap bertipe puncheur.





Komentar (0)