Perumda Tirta Bhagasasi Susun SOTK untuk Pastikan Jabatan Diisi Sesuai Kompetensi Pegawai

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi mulai menyusun analisa Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) sebagai langkah strategis untuk memastikan setiap jabatan diisi oleh pegawai yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Luthfi Hasan mengatakan penyusunan SOTK diawali melalui kegiatan kick off dan awareness analisis jabatan sebagai bagian dari pembenahan organisasi yang ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

Pengisian Jabatan Disesuaikan dengan Kompetensi

Reza menegaskan pengisian jabatan harus mempertimbangkan kapasitas, kompetensi, dan beban kerja setiap sumber daya manusia agar perusahaan memperoleh kinerja yang optimal.

Ia mengungkapkan, “Pengisian jabatan harus berdasarkan kapasitas, kompetensi maupun beban kerja masing-masing sumber daya manusia. Jabatan harus diisi oleh orang yang tepat.”

Menurut Reza, pelaksanaan workshop pada kegiatan kick off menjadi titik awal penerapan prinsip the right man in the right place atau menempatkan pegawai sesuai kompetensinya.

Ia juga menekankan bahwa pegawai yang menduduki jabatan tertentu harus mampu memberikan kinerja terbaik tanpa mengabaikan kekompakan dan soliditas seluruh karyawan.

SOTK Dukung Target Bisnis Perusahaan

Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi Ani Gustini berharap penyusunan SOTK baru dapat segera diselesaikan agar menjadi dasar penempatan pegawai yang kompeten sekaligus mencegah tumpang tindih tugas antarbagian.

Sementara itu, Plt Direktur Usaha Lilie Subali mengatakan penempatan jabatan yang tepat akan berpengaruh terhadap pelayanan publik maupun pencapaian target bisnis perusahaan periode 2023–2027.

Perusahaan menargetkan jumlah sambungan pelanggan mencapai 569.405 sambungan langsung pada akhir 2027, sedangkan saat ini jumlah pelanggan telah melampaui 360.000 sambungan.

Lilie menambahkan perusahaan juga terus meningkatkan jumlah pelanggan dari sektor industri sepanjang 2025–2026 karena segmen tersebut memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan pelanggan rumah tangga maupun niaga.

Ia mengatakan, “Persentase penambahan pelanggan sektor industri memang kecil namun dengan keuntungan berlipat ganda dibanding pelanggan rumah tangga maupun niaga. Tahun ini semoga bisa dimaksimalkan lagi penambahan pelanggan sektor 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Video: Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global
• 1 jam lalu
0
thumb
Kenapa Colokan Listrik di Setiap Negara Berbeda? Ini Penjelasan Sejarah dan Alasannya
• 3 jam lalu
0
thumb
Jalan di Depan Gedung Sate Tetap Dibongkar meski Ditolak Warga
• 5 jam lalu
0
thumb
Nahdliyin Gelar Rembug Warga NU untuk Bahas Arah Diplomasi PBNU
• 12 jam lalu
0
thumb
Perkara Febrie Diserahkan ke Kejaksaan, Ini Kekhawatiran Pegiat Antikorupsi
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.