Ketum Dekopin Bantah Anggapan Koperasi Kuno: Real Madrid Dikelola Koperasi

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi mengatakan koperasi kerap dipandang sebelah mata. Dia menegaskan salah besar jika koperasi dianggap sebagai gerakan ekonomi yang kuno dan kecil.

Hal itu disampaikan Bambang saat memberikan pidato dalam peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7). Dia yakin gerakan koperasi akan semakin kuat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Dan kita yakin di bawah kepemimpinan Bapak Presiden koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak rakyat Indonesia. Stigma koperasi selama ini dinilai sebagai alat ekonomi kuno dan kecil sangat tidak relevan dan salah besar," kata Bambang.

Baca juga: Prabowo Ungkit Kalah Pilpres: Tapi Gerakan Koperasi Bersama Saya

Bambang mengatakan koperasi masih menjadi sistem ekonomi yang dipakai di era sekarang. Dia mencontohkan, banyak klub-klub sepak bola terkenal di Eropa yang dimiliki menggunakan sistem koperasi.

"Klub-klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, bahkan dikelola dengan sistem koperasi. Bahkan juga salah satu bank terbesar di Belanda bernama Rabobank dimiliki oleh koperasi," jelas Bambang.

Bambang mengaku yakin, koperasi akan bangkit di era Prabowo. Menurutnya, Prabowo punya keberpihakan dengan menjadikan koperasi sebagai program utamanya.

"Kami yakin koperasi akan bangkit kembali di era kepemimpinan Bapak. Keberpihakan Bapak Presiden kepada gerakan koperasi bukan hanya slogan semata, itu terbukti nyata dengan dibentuknya koperasi desa dan koperasi kelurahan merah putih," jelas dia.

Baca juga: Prabowo: Kalau Kita Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain

Bambang juga memuji usaha Prabowo untuk menggerakan koperasi sudah terlihat bahkan sebelum menjadi presiden. Dia mengingatkan Prabowo lahir dari keluarga yang merupakan tokoh koperasi.

"Kami melihat perjuangan Bapak terhadap pergerakan koperasi sudah dimulai sejak lama, bahkan sebelum Bapak menjadi Presiden. Kakek dan ayahanda Bapak Presiden adalah juga tokoh koperasi," sambungnya.




(tsy/ygs)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Gerindra: Hukuman Mati Tak Kembalikan Aset Negara yang Hilang!
• 1 jam lalu
0
thumb
The Fed Janji Jaga Stabilitas Harga, Tekan Ekspektasi Inflasi
• 9 jam lalu
0
thumb
Kemenag Rejang Lebong Gelar Bimtek, Tingkatkan Akurasi Penentuan Arah Kiblat
• 15 jam lalu
0
thumb
Kasus Febrie Adriansyah, Eggi Sudjana: Prabowo Tegas dalam Penegakan Hukum 
• 2 jam lalu
0
thumb
Komedian Temon Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun, Ini Jadwal Pemakaman di Tanah Kusir
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.