"Harus kita usut, bukan hanya pelaku lapangan, tapi siapa yang suruh, siapa yang bayar, usut sampai aktornya."
Jaminan itu disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat ditanya perkembangan pengusutan kasus teror air keras yang dialami aktivis KontraS, Andrie Yunus. Dalam wawancara di Hambalang, Selasa 17 Maret 2026, Jurnalis dan Pendiri Narasi Najwa Shihab menyinggung soal pola yang terjadi pada kasus-kasus teror yang terus berulang, namun tidak pernah terungkap sampai yang memberikan perintah, hanya sebatas di pelaku lapangan.
Selain soal intimidasi pada mereka yang kritis, Presiden juga menjawab soal keanggotaan Board of Peace (BoP) di tengah desakan mundur imbas perang AS-Israel vs Iran. Saat ini Indonesia, menurut Presiden, dalam posisi menunggu.
"Setelah terjadi perang begini, kita konsultasi, tapi de facto-nya adalah everything on hold. Ya saya sudah umumkan, Menteri Luar Negeri sudah umumkan bahwa sekarang kita tangguhkan. On hold, sampai penjelasan lebih jelas,"jelas Presiden.
| Mata Najwa




