CIKAMPEK, KOMPAS.TV - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu (18/3/2026) malam.
Berdasarkan pantauan di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya dengan proyeksi mencapai 250 ribu unit kendaraan yang keluar dari Jakarta.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan kepadatan arus lalu lintas terpantau konsisten sejak Rabu pagi hingga Kamis (19/3) dini hari.
Data kepolisian menunjukkan sekitar 42 persen kendaraan pemudik telah meninggalkan Ibu Kota menuju arah timur maupun barat.
"Kalau dibandingkan kemarin (Selasa, 17/3) itu 221 ribu kendaraan, Rabu malam ini proyeksinya adalah 250 ribuan kendaraan. Jadi, jumlah akhir masih kita tunggu nanti pukul 06.00 pagi," ujar Agus dilansir dari Antara.
Baca Juga: Apakah Besok Lebaran 2026? Ini Kata Kemenag dan NU
Pergerakan Massa dan Rekayasa NasionalPuncak arus mudik ini selaras dengan prakiraan Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kementerian Perhubungan yang diumumkan pada Senin (9/3) kemarin.
Baketrans menyebut sebanyak 21,97 juta orang atau 15,26 persen dari total pemudik bergerak secara bersamaan pada H-3.
Secara nasional, terdapat 143,92 juta orang yang melakukan perjalanan selama periode Idulfitri 1447 Hijriah.
Guna mengurai kepadatan di jalur bebas hambatan, Polri telah menerapkan sejumlah langkah strategis:
- One Way Nasional: Rekayasa satu arah diberlakukan mulai dari KM 70 hingga KM 414 guna menarik arus kendaraan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
- Dampak Arteri: Implementasi one way di jalan tol memicu peningkatan volume kendaraan di jalur arteri, meski dilaporkan masih dalam kondisi lancar.
- Prediksi Gelombang: Polri membagi arus mudik dalam dua gelombang, di mana gelombang kedua terjadi pada 18-19 Maret 2026, bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi dan Cuti Bersama.
Penulis : Danang Suryo Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- Puncak Arus Mudik 2026
- Tol Jakarta-Cikampek
- Kakorlantas Polri
- Kemenhub
- Operasi Ketupat 2026





