KOMPAS.TV - Sekitar 90 kapal, termasuk kapal tanker telah melintasi Selat Hormuz sejak awal perang AS-Iran pecah akhir Februari lalu.
Mereka juga diduga masih mengekspor jutaan barel minyak saat penutupan Selat Hormuz oleh Iran.
Menurut laporan data maritim dan perdagangan, Loids List Inteligents kapal yang melewati Selat Hormuz tersebut adalah kapal transit gelap yang mengindari pengawasan dari pemerintah Barat.
Mereka kemungkinan memiliki hubungan dengan Iran. Informasi terakhir, kapal yang memiliki hubungan dengan India dan Pakistan juga berhasil lewat.
Memasuki pekan ketiga, rudal Iran masih menggempur wilayah Israel. Meski memiliki sistem pertahanan udara, sejumlah rudal masih bisa menghantam wilayah Israel.
Meski berusaha dihalau oleh sistem pertahanan udara, namun ada serangan rudal Iran yang berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel di beberapa lokasi, terutama di wilayah pusat seperti Tel Aviv dan Ramat Gan.
Rudal Iran berhasil menghantam daerah pemukiman di Ramat Gan, menewaskan dua orang warga sipil.
Rudal klaster Iran menghujani langit Israel. Peluncuran rudal ke wilayah Tel Aviv sebagai pembalasan atas pembunuhan kepala keamanan nasionalnya, Ali Larijani. Suara sirine terdengar sebagai peringatan warga Israel adanya serangan.
Pecahan rudal Iran seperti terlihat dalam rekaman yang dilansir kantor berita Viory merusak sejumlah rumah di Kota Ramat Gan, Israel Tengah, pada Rabu (18/3/2026) pagi waktu setempat.
Petugas tanggap darurat yang datang ke lokasi berusaha mencari korban di reruntuhan bangunan yang hancur terkena rudal.
Dua korban tewas yang sudah dikonfirmasi adalah seorang pria dan seorang wanita berusia 70-an. Keduanya tewas saat rudal Iran mengenai apartemen tempat tinggal mereka.
Baca Juga: Lautan Manusia di Teheran, Warga Hadiri Pemakaman Ali Larijani
#iran #israel #amerika
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- rudal klaster israel
- ali larijani
- netanyahu
- israel
- iran
- rudal





