Pantau - Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menyediakan fasilitas lemari khusus untuk menyimpan barang milik calon penumpang yang tertinggal di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
Fasilitas Pengamanan Barang PenumpangFasilitas ini disiapkan untuk memastikan keamanan barang penumpang sekaligus memudahkan proses pengambilan kembali oleh pemiliknya.
Komandan Regu Terminal Terpadu Pulo Gebang Badman Harahap mengatakan calon penumpang yang merasa barangnya tertinggal dapat segera melapor kepada petugas Dishub yang berjaga di lokasi.
"Calon penumpang yang barangnya ketinggalan, silakan melapor ke petugas Dishub yang berjaga, kami akan siap membantu," ungkapnya.
Ia menjelaskan barang yang ditemukan petugas akan langsung diamankan dan disimpan di lemari khusus yang telah disediakan oleh pengelola terminal.
Prosedur Pengambilan dan Kondisi TerminalUntuk mengambil kembali barang yang tertinggal, penumpang diwajibkan menunjukkan identitas diri guna memastikan kepemilikan yang sah dan mencegah klaim oleh pihak yang tidak berhak.
"Jadi pas dia ambil barang, datang ke kami, terus dicek KTP-nya atau identitasnya," jelasnya.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai barang yang tertinggal atau hilang dari calon penumpang di area keberangkatan terminal.
Secara umum kondisi pelayanan di Terminal Terpadu Pulo Gebang berjalan kondusif tanpa adanya keluhan signifikan dari calon penumpang.
Keluhan yang muncul sejauh ini hanya terkait keterlambatan keberangkatan bus yang umumnya disebabkan oleh kondisi lalu lintas padat selama periode Lebaran.
Tanggung jawab atas keterlambatan keberangkatan bus berada pada masing-masing Perusahaan Otobus atau PO.




