TNI Dalami Dalang di Balik Penyiraman Aktivis Andrie Yunus

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan mendalami sosok dibalik pemberi perintah penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus.

Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto mengatakan pihaknya kini masih mengumpulkan saksi dan bukti.

BACA JUGA:Mabes TNI Buka Suara Soal Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Dari Satuan BAIS

BACA JUGA:Motif Empat Prajurit TNI Siram Air Keras ke Aktivis KontraS Masih Misteri

"Jadi yang terkait perintah siapa nih, kan gitu. Jadi nanti kita masih dan kita dalami, karena perlu istilahnya pengumpulan saksi kemudian bukti-bukti yang ada," kata Yusri di Mabes TNI, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia memastikan proses penegakkan hukum ini akan berjalan secara transparan dan profesional.

"Kemudian masalah transparansi untuk masalah penyidikan, jadi kita akan Puspom TNI ini akan bekerja secara profesional ya," ungkapnya.

Ia berjanji akan menyampaikan kepada publik mengenai tahap pemberkasan hingga peradilan militer.

BACA JUGA:Posko Kesehatan Stasiun Gambir Siap Layani kebutuhan medis Lebaran 2026, Ini Penyakit Dominan Pemudik 2026

BACA JUGA:Empat Anggota TNI Terlibat Kasus Penyiraman Air Keras, Ini Inisialnya

"Kita nanti akan sampaikan bagaimana tahap-tahap mulai nanti proses penyidikan, pemberkasan, kemudian pada saat nanti penyerahan berkas itu kepada Odmil ya, sehingga nanti sampai dalam proses persidangan," ungkapnya.

"Jadi percaya sama kita bahwa kita akan berlaku, akan bertindak profesional, kemudian akan transparan ya. Nah sehingga nanti pada tahap tersebut kita akan tetap akan mengundang dari media," sambungnya.

Sebelumnya, Puspom TNI mengamankan 4 anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus.

BACA JUGA:Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Saat Mudik, Siapkan Ruas Tol Fungsional

BACA JUGA:4 Pelaku Serangan Andrie Yunus Ditangkap, LBH Jakarta: Sikap TNI Prematur, Tidak Masuk Akal!

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk Ditutup Mulai Hari Ini, Antrean Kendaraan Berkurang
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Kronologi Kecelakaan Bus di Tol Pejagan-Pemalang, Satu Tewas dan Puluhan Orang Luka-luka
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Mengingatkan Lagi Ganjil Genap Ditiadakan Saat Nyepi dan Idul Fitri 18-24 Maret
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Core Ungkap Daya Beli Kelas Menengah Bawah Masih Tertekan jelang Lebaran 2026
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.