Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang Denpasar memberangkatkan 946 pemudik dari Pelabuhan Benoa, Bali, menuju Lembar dan Bima, Nusa Tenggara Barat pada H-4 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemberangkatan Terakhir Sebelum Nyepi dan LebaranKepala Pelni Cabang Denpasar Arfah Yusuf mengatakan keberangkatan tersebut merupakan trip terakhir arus mudik sebelum Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Ia mengatakan, "Itu merupakan trip arus mudik terakhir sebelum Nyepi dan Idul Fitri."
Para pemudik diangkut menggunakan KM Tilongkabila yang bertolak pukul 06.00 WITA dengan tujuan pertama Lembar dan sebagian besar melanjutkan perjalanan ke Bima.
Selama periode angkutan Lebaran 15 hingga 30 Maret 2026, tercatat enam kali kunjungan kapal untuk melayani arus mudik di Pelabuhan Benoa.
Proyeksi Penurunan Jumlah PenumpangPelni mengoperasikan tiga kapal yakni KM Awu, Binaiya, dan Tilongkabila dengan kapasitas yang ditingkatkan dari 1.000 menjadi 1.500 penumpang selama musim mudik.
Sementara itu, KM Leuser dialihkan untuk melayani rute Jawa dan Kalimantan karena arus mudik di Benoa relatif lebih rendah.
Pelindo Benoa memproyeksikan jumlah penumpang mudik Lebaran 2026 mencapai 4.480 orang dengan delapan kunjungan kapal selama periode 7 Maret hingga 7 April 2026.
Angka tersebut menurun hampir 40 persen dibandingkan periode Lebaran 2025 yang mencapai 7.424 penumpang.
Arfah menambahkan, "Kami perkirakan masih ada arus balik pada 1 April namun tidak signifikan."




