IHSG Turun Nyaris 20%, Menkeu Purbaya Kasih Rekomendasi Saham Bagus

cnbcindonesia.com
13 jam lalu
Cover Berita
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyarankan investor pasar modal untuk selektif dalam memilih saham di tengah tekanan pasar.

Menurut Purbaya, kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih berfluktuasi justru bisa dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi, khususnya pada saham-saham yang memiliki fundamental kuat.

"Iya pilih saham yang bagus buat serok-serok. Fondasi ekonomi kita bagus," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).


Ia mengingatkan investor agar tidak tergoda membeli saham spekulatif atau yang kerap disebut saham gorengan, melainkan fokus pada emiten dengan kinerja bisnis yang solid.

Seperti diketahui, IHSG masih berada dalam tren koreksi sejak awal tahun 2026. Sepanjang tahun berjalan, IHSG terpantau turun nyaris 20%. 

Tren negatif masih berlanjut, di mana pada penutupan perdagangan Senin (16/3/2026), IHSG ditutup turun 114,92 poin atau 1,61% ke level 7.022,29.

Meski demikian, Purbaya tetap optimistis pasar saham Indonesia memiliki prospek cerah dalam jangka menengah hingga panjang. Ia bahkan menilai indeks masih berpeluang menuju level yang jauh lebih tinggi.

"To the moon tetap 10 ribu masih bisa, karena memang ekonomi kita baik," kata dia.

Optimisme tersebut, lanjut Purbaya, didasarkan pada fundamental ekonomi nasional yang dinilai kuat, bahkan lebih baik dibandingkan sejumlah negara di kawasan.

Baca: Lengkap! Ini Sanksi OJK untuk Eks Bos Bliss, Bentjok, hingga Auditor

Ia menekankan bahwa posisi ekonomi Indonesia saat ini relatif kuat, termasuk di antara negara-negara anggota G20.

"Ekonomi kita akan berbeda dengan negara-negara tetangga kita. Kita sudah nomor satu di G20, masa masih tidak percaya juga?" ujarnya.

Selain itu, ia menilai kondisi defisit fiskal Indonesia yang masih terkendali memberikan ruang bagi pemerintah untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Dengan modal yang sama dan defisit yang terkendali, kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat," kata Purbaya.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Harga Minyak Meroket Lebih 38% hingga IHSG & Rupiah Rontok Lagi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arus Kendaraan di Brebes Exit Mulai Meningkat Jelang Puncak Mudik
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Arus Kendaraan di Simpang Ajibarang Ramai Lancar, Antrean Terjadi di SPBU
• 53 menit lalutvrinews.com
thumb
Tuhan di “Lorong Sempit”, Kritik Halus Atas Cara Modern Menempatkan Ibadah
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Ahli Gizi UGM: Jangan Hanya Opor di Meja Makan saat Lebaran, Sertakan Pecel-Buah
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Transaksi QRIS Melejit 133 Persen per Februari 2026
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.